Netizen Skakmat Jokowi Soal Data Mudik, Dokter Tifa: Lulusan ‘Fakultas Kehutanan’ ini Pasti Bolos Waktu Matkul Matematika

Infomenia.net -  Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Presiden Jokowi baru-baru ini membeberkan soal data mudik lebaran 2022 yang d...


Infomenia.net - 
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Presiden Jokowi baru-baru ini membeberkan soal data mudik lebaran 2022 yang diklaimnya sebanyak 79 juta orang dan membandingkan dengan jumlah penonton MotoGP Mandalika yang berjumlah 60 ribu orang, sementara itu data yang diklaim Jokowi di tanggapi oleh netizen dengan memberikan hitung-hitungan kepadatan penduduk serta luas daerah Mandalika dan data mudik.

Sehubungan dengan adanya data yang dikeluarkan netizen, Dokte Tifauzia Tyasumma atau dikenal dengan Dokter Tifa juga memberikan tanggapannya terhadap data yang dikeluarkan Jokowi dengan menyinggung soal matematika yang dipelajari oleh fakultas kehutanan.

“Lulusan Fakultas Kehutanan pasti dapat matkul Matematika, jadi tidak bakal ngaco kalo ngomong hitung-hitungan”, tulis Dokter Tifa, dikutip dari akun media sosial Twitter pribadi Dokter Tifa, Jumat 1 April 2022.
        

Selain itu, Dokter Tifa mengeluarkan sindiran pedas terhadap data yang dikeluarkan Jokowi dan hasil hitungan kepadatan penduduk yang dikeluarkan netizen.

“Lulusan Fakultas Kehutanan ini pasti bolos waktu matkul Matematika, atau memang tidak ada di daftar absensi mahasiswa. Masa di skak mat sana netizen gini?”, tulisnya lagi.

Diketahui, Presiden Joko Widodo adalah alumni Fakultas Kehutanan di Universitas Gadjah Mada yang lulus pada tahun 1985.

Sebelumnya, Presiden Jokowi melalui keterangan tertulisnya membeberkan mengenai jumlah data orang yang hendak melakukan mudik pada lebaran Idul Fitri 2022. Jokowi menyebutkan dalam keterangannya bahwa sebanyak 79 juta orang yang dinyatakan hendak melakukan mudik.

Dengan adanya data itu, Jokowi meminta untuk tidak membandingkan aturan mudik dengan aturan MotoGP Mandalika yang digelar beberapa waktu lalu. Dia menhimbau untuk lebih berhati-hati dalam menangani pemudik dan dipastikan harus menerima vaksin booster.

“Data yang saya terima, setidaknya 79 juta orang menyatakan hendak mudik Lebaran tahun ini. Jadi, janganlah dibandingkan dengan MotoGP yang penontonnya 60 ribu orang. Penanganan mudik ini harus hati-hati. Calon pemudik sudah harus menerima vaksinasi yang lengkap dan booster”, dikutip dari akun resmi Presiden Jokowi.

Sementara itu, netizen memberikan hitungan kepadatan penduduk di Indonesia dengan memakai patokan angka jumlah pemudik dan penonton MotoGP Mandalika.


“Luas Indonesia adalah 1.904.569 Km² setara 190.456.900 hektar. Sekarang kita hitung Luas Indonesia 190.456.900 hektar jumlah orang 72.000.000 orang Rasio = 0,378 orang/ ha, Luas Mandalika 1.035 hektar jumlah orang 60.000 orang, Rasio = 57,97 orang / ha.. Lebih padat mana pak??”, tulis Netizen(terkini.id)