Slamet Maarif Ancam Turunkan Massa Geruduk Bareskrim Polri

Infomenia.net -  Unjuk rasa menuntut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dicopot dari jabatannya tak hanya digelar di kantor Kementerian Agama...


Infomenia.net - 
Unjuk rasa menuntut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dicopot dari jabatannya tak hanya digelar di kantor Kementerian Agama, Jakarta. 

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif mengklaim, unjuk rasa sebagai bentuk keprihatinan umat atas ucapan Yaqut yang membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing juga digelar serentak di 17 titik di seluruh Indonesia.  

"Alhamdulillah hari ini sebenarnya adalah keprihatinan kita yang lama, gundahan kita yang lama, seorang pejabat publik patut diduga menista agama. Hari ini kita turun di 17 titik se- Indonesia," kata Slamet di sela aksi, Jumat (4/3/2022).   

Maarif mendesak Menag Yaqut menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam karena telah membandingkan suara azan dengan suara gonggongan anjing.  

"Meminta maaf bukan hal yang merendahkan, meminta maaf hal yang mulia. Meminta maaf bukan hal yang menista justru akan memuliakan beliau," ucap Slamet.   

Selain itu, Slamet meminta kepolisian untuk memproses laporan yang dibuat sejumlah dengan tuduhan Yaqut menista agama.  

"Kita juga menuntut hari ini kepada pihak kepolisian untuk segera memproses beberapa laporan yang sudah dilaporkan oleh kawan-kawan tentang dugaan penistaan. Kita berharap tidak ada lagi yang melindungi penoda agama, karena kita tak ingin siapapun menodakan agama di negara yang kita cintai," tegasnya.  

Slamet memberi batas waktu penanganan laporan yang telah diterima polisi. Ia bahkan memastikan akan membawa massa untuk berunjuk rasa di Bareskrim Polri.  

"Kita tunggu sampai Jumat depan. Kalau belum ada proses yang dijalankan oleh pihak kepolisian, saya pastikan Jumat depan kita akan turun (aksi) di Bareskrim untuk meminta kepada kepolisian memproses beberapa laporan tentang dugaan penistaan agama oleh menteri agama," ucapnya. 

Pantauan di lapangan, demonstrasi berlangsung tertib. Massa aksi terlihat telah memadati depan Kantor Kemenag dengan membawa atribut pelengkap aksi seperti poster bertuliskan "Copot dan Tangkap Yaqut, Samakan Adzan Dengan Gonggongan Anjing".(akurat.co)