MISTERI Kematian Tangmo Nida Mulai Terkuak, Diduga 2 Pria Pelakunya, sang Artis Dipaksa Lakukan Ini

Infomenia.net -  Misteri kematian artis Thailand Tangmo Nida mulai terungkap. Bahkan sosok yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Tangmo Nida...


Infomenia.net - 
Misteri kematian artis Thailand Tangmo Nida mulai terungkap.

Bahkan sosok yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Tangmo Nida juga mulai terkuak. 

Siapa sangka, di detik terakhir sebelum Tangmo Nida meninggal, sang artis diperlakukan sangat kasar. 

Tak hanya itu, Tangmo Nida juga dipaksa melakukan hal yang keji. 

Seperti diketahui sejak foto-foto jasad Tangmo Nida viral di media sosial, publik sudah merasa curiga. 

Banyak yang menduga bahwa Tangmo Nida meninggal bukan karena tenggelam di sungai, melainkan karena dibunuh. 


Namun kini kejanggalan terkait kematian Tangmo Nida terjawab. 

Pelaku pembunuhan Tangmo Nida pun terkuak, pelaku pembunuhan ternyata ada dua orang. 

Pelaku itu bernama Tanupat "Por" Lerttaweewit, pemilik speedboat yang diduga terlibat dalam insiden yang menewaskan Tangmo Nida. 

Seorang lagi bernama Phaiboon "Robert" Trikanjananu. 

Melalui postingan akun Instagram @seputar_selebriti, Minggu (6/3/2022). Kronologi kematian Tangmo Nida dikuak. 

Tangmo Nida dikabarkan meninggal dunia diduga karena dicekik oleh salah satu teman laki-lakinya. 

Laki-laki tersebut mencekik Tangmo Nida lantaran artis Thailand tersebut menolak untuk melayani nafsunya. 

Saat dicekik Tangmo Nida sempat melawan dan terjadilah keributan yang membuat Tangmo jatuh ke air. 

Laki-laki tersebut dapat meminta Tangmo Nida melayani nafsunya lantaran sudah melakukan pembayaran kepada manager artis Thailand itu. 

Kini kasus tersebut ditutup oleh ibu Tangmo Nida lantaran pembunuh akan membayar sebesar Rp 13 Miliar 

Sang Ibunda bahkan mengaku tak membesarkan Tangmo Nida, ini lantaran Tangmo yang lebih dekat dengan ayahnya. 

Namun, Tangmo kembali ke pangkuan sang ibunda usai ayahnya meninggal dunia. 

Tangmo dan sang ibunda pun diketahui tinggal bersama. 

“28. Ibunya tangmo tidak dekat dengan tangmo dan tidak membesarkan tangmo, tangmo dekat dengan ayahnya. 

Namun setelah ayahnya meninggal tangmo kembali tinggal bersama ibunya,” tulis akun Twitter @pawatt yang mengutip dari unggahan akun @weondiffbracker, Jumat (4/3/2022) 

Ibunda Sibuk Bicara Warisan

Dalam sebuah wawancara di sebuah acara TV, Panida mengatakan bahwa uang yang diberikan adalah dua kali lipat pendapatan tahunan Tangmo. 

Ia berargumen bahwa dirinya memiliki kekuasaan untuk mengatur semua harta warisan putranya. 

"Tangmo berakting dalam sebuah drama dengan harga hingga Rp440 jutaan. 

Saya pikir Mo akan hidup 30 tahun lagi. 

Coba digandakan berapa?" ujar sang ibu. 


Namun, pengacara bernama Sittra Biabungkerd yang juga hadir dalam acara TV tersebut menggambarkan sikap Panida terlalu cepat memikirkan harta mendiang putranya. 

Tangmo baru saja meninggal 10 hari yang lalu. 

Dia harus menunjuk pengacara terlebih dahulu dan menjalani proses pengadilan setidaknya selama dua bulan untuk menangani masalah tersebut. 

Tangmo Bersedia Mengganti Nama 'Nida' karena Sang Ibu 

Aktris berusia 37 tahun itu rela mengganti namanya menjadi 'Nida' sebagai hadiah ulang tahun untuk ibunya. 

Ia berharap dengan perubahan nama tersebut, ia bisa berdamai dengan sang ibu. 

Diketahui, hubungan mereka sempat renggang. 

Sementara itu, polisi juga menginformasikan bahwa penyelidikan atas insiden tersebut akan selesai dalam waktu satu setengah bulan. 

Muncul Suara Pria Misterius

Melansir Kompas.com, Kepolisian Thailand kini tengah menyelidiki video yang direkam di ponsel manajer Tangmo, Idsarin 'Gatick' Juthasuksawat, setelah netizen Thailand menunjukkan suara pria misterius di luar layar. 

Video yang diperoleh Nation Thailand dan menjadi viral secara online, menunjukkan mendiang Tangmo berpose di speedboat dengan secangkir anggur dan bermain dengan rambutnya pada malam dia tenggelam. 

Dari latar belakang video terdengar suara teriakan laki-laki yang belum diketahui identitasnya. 

"Bawa temanmu ke sini! Kamu bawa teman kamu ke sini!," teriak pria dalam suara yang terdengar di video. 

Namun pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut soal makna dari ucapan pria misterius di video tersebut. 


Adapun, sosok Tangmo menjadi sorotan setelah sebelumnya ditemukan terapung di Sungai Chao Phraya pada Sabtu (26/2/2022) lalu sekira pukul 13.10 siang. 

Jenazah Tangmo ditemukan sekitar satu kilometer dari tempatnya dikabarkan jatuh dari speedboat pada Kamis (24/2/2022) malam. 

Tubuhnya baru ditemukan setelah dua hari usai menaiki speedboat bersama lima orang lainnya dari Krung Thon Bridge di Bangkok menuju Rana VII Bridge di Nonthaburi. 

Kini, kematian sang aktris pun menjadi sorotan setelah foto jenazahnya beredar di media sosial. 

Dari foto tersebut, banyak warganet yang mencurigai adanya kejanggalan dari kematian sang aktris. 

Sebab, foto-foto yang beredar menunjukkan adanya luka di bagian tubuh Tangmo. 

Buntut dari beredarnya foto ini, kepolisian Thailand sampai mengeluarkan peringatan agar tidak lagi menyebarkan foto tersebut di sosial media. 

Potret saat lima teman Tangmo Nida berada di atas speedboat juga tak ayal dicurigai. 


Dilansir TribunTrends (Grup Sripoku.com) dari Saostar Minggu (6/3/2022), potret tersebut merupakan tangkapan layar dari video yang merekam aktivitas lima teman Tangmo Nida setelah sang artis dikabarkan tenggelam. 

Tampak seorang pria mendorong sesuatu saat berada di atas speedboat. 

Dia juga terlihat seperti sedang memberikan pelampung ke seseorang di bawah. 

Netizen pun mencurigai gerak-gerik pria tersebut. 

Namun, karena gambarnya cukup gelap, tidak ada yang memperhatikan sesuatu di bawah speedboat tersebut. 

Hingga akhirnya seorang netizen mencerahkan foto dan melihat sesuatu di bawah speedboat. 

Banyak netizen menduga mungkin saja sosok di bawah speedboat itu adalah Tangmo Nida yang sedang meminta pertolongan. 

Netizen pun menuding teman-teman Tangmo Nida membiarkan speedboat tetap berjalan meskipun mereka tahu sang artis berada di bawah. 

Namun, ada juga netizen yang berpendapat bahwa tanpa bukti dari polisi, tidak mungkin bisa menjerat orang lain. 

Sebelumnya, netizen juga menyoroti pernyataan manajer Tangmo Nida. 

Sang manajer disebut berbohong saat mengatakan tidak bisa berenang. 

Padahal, sang manajer pernah memposting video sedang mengajari anaknya berenang. 

Video tersebut diposting di akun Instagram pribadinya pada tahun 2018 lalu. 

Sementara itu, pemakaman mendiang Tangmo Nida akan digelar pada 14 Maret 2022. 

Upacara kunjungan akan berlangsung di Church of Joy, Bangkok. 

Peti mati Tangmo Nida akan dikremasi pada 14 Maret di Gereja Metodis Rangsit, provinsi Pathum Thani. (tribunnewsmaker.com)