Bukan Ahok, ternyata ini sosok kandidat terkuat Kepala Otorita IKN pilihan Jokowi

Infomenia.net -  Paling telat April nanti, Presiden Jokowi akan memilih Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) yang bernama Nusantara. Beberap...

Infomenia.net - 
Paling telat April nanti, Presiden Jokowi akan memilih Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) yang bernama Nusantara.

Beberapa nama yang bakal ditunjuk sebagai calon kepala otorita IKN pun bermunculan salah satunya adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ahok dinilai kandidat terkuat karena dianggap memenuhi syarat untuk kepala otorita IKN, karena telah memiliki rekam jejak kepemipinan yang cukup baik selama menjabat sebagai Wakil Gubernur dan Gubernur DKI Jakarta.

Namun kemungkinan tersebut sedikit terbantahkan karena Presiden Jokowi menyebut Kepala Otorita IKN tidak berasal dari kalangan partai. Sedangkan Ahok sendiri merupakan kader dari Partai PDIP.

Dan satu nama yang saat ini disebut-sebut paling kuat untuk menyingkirkan Ahok adalah Bambang Susantono. Siapa sebenarnya Bambang Susantono? Dikutip Hops.ID dari Suara.com berikut profil lengkap Bambang Susantono.


Bambang Susantono lahir pada 4 November 1963. Jejak kariernya di dunia pemerintajan sebenanrnya tidak bisa dikatakan baru.

Paling tinggi, Bambang Susantono pernah memegang jabatan Wakil Menteri Perhubungan periode 2010-2014.

Bambang juga pernah menjabat sebagai Plt Menteri Perhubungan selama kekosongan kursi ini setelah Evert Ernest Mangindaan mengundurkan diri karena terpilih sebagai anggota DPR RI.

Pada bidang lain, jabatan sebagai Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah juga pernah dijabatnya selama 3 tahun mulai dari 2007.

Bambang Susantono tercatat sebagai salah satu alumni dari Fakultas Teknik Sipil ITB tahun 1987. Setelah lulus, dia memulai kariernya sebagai pegawai negeri di Departemen Pekerjaan Umum

Tak lama berselang sekolah program pascasarjana dilanjutkan, di Universitas California, Berkeley. Bambang Susantono tercatat lulus fo tahun 1996, untuk gelar master dibidang tata kota dan wilayah.

Tak berhenti disitu saja, pada tahun 1998 Bambang berhasil meraih gelar MSCE di bidang teknik transportasi di tempatnya mengenyam pendidikan pascasarjana. Gelar doktor diraih pada tahun 2000 di bidang perencanaan infrastruktur dari universitas tersebut.

Bambang juga ditunjuk sebagai Wakil Presiden Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) sejak 2015. Bambang menjalani tugasnya dalam urusan pengelolaan pengetahuan dan pembangunan yang berkelanjutan.

Sejak tahun 2012 lalu, Bambang dipercaya sebagai Komisaris Utama PT. Garuda Indonesia.Tbk. Namun berdasarkan ucapan Jokowi jika calon pemimpin IKN berasal dari kalangan non partai. Maka sosok Bambang Susantono merupakan kandidat paling kuat.
(hops.id)