Mantap! PNS dapat Rezeki Nomplok Akhir Tahun dari Presiden Jokowi

Infomenia.net -  Presiden Jokowi kembali mencairkan tunjangan bagi dua jabatan fungsional PNS di kementerian/lembaga.  Pemberian tunjangan d...


Infomenia.net - 
Presiden Jokowi kembali mencairkan tunjangan bagi dua jabatan fungsional PNS di kementerian/lembaga. 

Pemberian tunjangan diberikan kepada fungsional analis transaksi keuangan dan tunjangan jabatan bagi fungsional pengembang teknologi pembelajaran. 

Diketahui bahwa keputusan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) 107/2021 dan 108/2021.

“Tunjangan ini diberikan untuk meningkatkan mutu, prestasi, pengabdian dan produktivitas kinerja PNS yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam jabatan fungsional,” tulisnya. 

PNS yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam fungsional analis transaksi keuangan dan pengembang teknologi pembelajaran akan diberikan tunjangan setiap bulannya.

“Pemberian tunjangan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara,” tulis aturan tersebut. 

Adapun kedua aturan ini diteken secara bersamaan oleh Presiden Jokowi pada 10 Desember 2021 lalu, dan diundangkan pada tanggal yang sama. 

Selain itu, sebagai catatan tunjangan ini dibebankan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diberikan kepada PNS yang ditugaskan pada jabatan fungsional tersebut setiap bulannya. Dilansir dari Sindonews. Minggu, 26 Desember 2021.

Berikut adalah daftar besaran tunjangan yang diterima pejabat fungsional: Tunjangan Jabatan Fungsional Analis Transaksi Keuangan 
  1. Analis Transaksi Keuangan Ahli Utama Rp 2,02 juta. 
  2. Analis Transaksi Keuangan Ahli Madya Rp 1,38 juta. 
  3. Analis Transaksi Keuangan Ahli Muda Rp 1,1 juta. 
  4. Analis Transaksi Keuangan Ahli Pertama Rp 540 ribu 
Sementara itu, pada Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran.
  1. Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Utama Rp 2,02 juta. 
  2. Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Madya Rp 1,38 juta 
  3. Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda Rp 1,1 juta. 
  4. Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Pertama Rp 540 ribu
(terkini.id)