Anggun C Sasmi Bertemu Paus Fransiskus, Cara Jabat Tangan Disorot

Infomenia.net -  Anggun C Sasmi mendapatkan banyak pengalaman berbeda dan menyenangkan saat merayakan Natal di tahun 2021. Ia berkesempatan ...


Infomenia.net - 
Anggun C Sasmi mendapatkan banyak pengalaman berbeda dan menyenangkan saat merayakan Natal di tahun 2021. Ia berkesempatan untuk bernyanyi untuk pembukaan pagelaran musik Concerto di Natale di Vatikan.

Pada kesempatan tersebut, Anggun menyanyikan lagu "Silent Night" dalam versi Bahasa Indonesia di hadapan publik Vatikan.


"Bernyanyi 'Malam Kudus' atau 'Silent Night' dalam bahasaku, Bahasa Indonesia, untuk pembukaan Concerto di Natale di Vatikan, membuat momen ini menjadi lebih istimewa bagiku. Bersama sosok penuh talenta, Francesca Michielin," tulis Anggun C Sasmi.

Istimewanya lagi, Anggun rupanya diberi kesempatan untuk bertemu langsung dengan Paus Fransiskus ketika ia berkunjung ke Vatikan. Raut bahagia dan rasa haru terlihat jelas di wajah Anggun, apalagi ia bisa bertatap muka dalam jarak yang sedemikian dekat dengan Paus asal Argentina yang berusia 85 tahun itu.

Ketika menjabat tangan Paus, Anggun C Sasmi meletakkan tangan kirinya di dada sebagai tanda hormat. Anggun lantas mengungkapkan kesan pertamanya bertemu Paus Fransiskus. Ia menilai Paus merupakan sosok yang lembut dan penuh cinta.


"Aku merasa sangat terhormat telah bertemu dengan Paus Fransiskus. Paus berbicara secara lembut, terlihat tepat di mataku, tersenyum dan aku bisa merasakan cinta kasih, kemanusiaan, dan kebaikannya. Momen yang tak terlupakan Pope Francis @franciscus," ujar Anggun.

Cara Anggun C Sasmi bertemu dan berjabat tangan dengan Paus Fransiskus tersebut langsung menuai sorotan. Anggun dipuji karena ia bersikap sedemikian sopan di hadapan Uskup Roma dan pemimpin Gereja Katolik di seluruh dunia tersebut.


"Mbak Anggun juga sangat rendah hati, cara meletakkan tangan di dada nya, kejawen banget," tulis netizen.

"Respect mbaak," komentar Rossa.

"Duta toleransi," timpal netizen yang lain.

"Kamu adalah satu manusia yang beruntung di antara ratusan juta umat Katolik yang ingin menjabat tangan Pope Francis," imbuh lainnya.(matamata.com)