Usai Dituding Tiduri Anak Tersangka, Iptu IDGN Lawan Balik Jenderal Polri

Infomenia.net -  Usai diputus bersalah dalam sidang kode etik dan diberhentikan sebagai anggota Polri, mantan Kapolsek Parigi Moutong, Sulaw...


Infomenia.net - 
Usai diputus bersalah dalam sidang kode etik dan diberhentikan sebagai anggota Polri, mantan Kapolsek Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Iptu IDGN akan mengajukan banding. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto. "Dari pelanggar akan mengajukan banding atas putusan yang didapatkan dalam sidang," ujar Didik dikutip pada Minggu 24 Oktober 2021.  

Sebelumnya, sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mantan Kapolsek Parigi Iptu IDGN akhirnya dipecat dari kepolisian, setelah Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulawesi Tengah menggelar sidang kode etik pada Sabtu 23 Oktober 2021. 

Pemecatan tersebut merupakan buntut dari kasus dugaan pemerkosaan yang Iptu IDGN lakukan terhadap anak dari seorang tersangka berinisial S (20). 

Kapolda Sulteng Irjen Rudy Sufahriadi menyebut sesuai dengan perintah kapolri, pihaknya diminta untuk tidak ragu-ragu dalam menindak atau memberikan hukuman kepada anggota kepolisian yang melakukan kesalahan. 

"Hari ini kita melakukan Sidang Kode Etik. Sesuai dengan instruksi Kapolri, kita tidak boleh ragu-ragu, menindak atau memberikan hukuman kepada anggota yang melakukan kesalahan," kata Irjen Rudy dikutip pada Minggu 24 Oktober 2021. 

"Hari ini sidang telah selesai dilaksanakan. Putusannya adalah merekomendasikan Iptu IDGN untuk Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH). Saya ulangi, rekomendasinya adalah PDTH," lanjutnya. 

Kemudian terkait dengan proses pidana terhadap Iptu IDGN, saat ini masih dilakukan penyelidikan oleh Ditreskrimum Polda Sulteng. "Untuk pidana umumnya sedang dilakukan oleh Ditreskrimum. Nanti akan kami rinci, apa yang dilakukan," katanya.   

Diketahui, mantan Kapolsek Parigi, Sulawesi Tengah berinisial Iptu IDGN itu diduga menyetubuhi perempuan yang merupakan anak dari seorang tersangka, dengan menjanjikan akan membebaskan ayahnya yang kini tengah dipenjara di Polsek Parigi. (reqnews.com)