Rachel Vennya Dipanggil Polisi soal Kabur dari Karantina Kamis Pekan Depan

Infomenia.net -  Polda Metro Jaya menyelidiki kaburnya selebgram Rachel Vennya saat menjalani karantina di RSDC Pademangan. Rachel Vennya ak...



Infomenia.net - 
Polda Metro Jaya menyelidiki kaburnya selebgram Rachel Vennya saat menjalani karantina di RSDC Pademangan. Rachel Vennya akan dimintai klarifikasi pekan depan.

"Pekan depan dimintai klarifikasi," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran kepada detikcom, Sabtu (16/10/2021).

Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya akan melayangkan panggilan kepada Rachel Vennya pada Senin (18/10).

"Hari Senin besok kita layangkan (surat panggilan)," kata Yusri.

Yusri memastikan pihaknya akan mengusut kaburnya Rachel Vennya dari karantina itu. Polisi akan mendalami pidananya.

"Akan kita selidiki," kata Yusri.

Yusri mengatakan pihaknya akan segera mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada Rachel Vennya. Rachel Vennya diagendakan diperiksa pada Kamis (21/10).

"Hari Senin besok kita layangkan surat undangan untuk hari Kamis (sebelumnya polisi menyebut Rabu-red) kita ambil keterangan," terang Yusri.

Redaksi mengubah judul dan sebagian narasi dalam berita karena narasumber meralat keterangan. Polisi sebelumnya menyatakan akan memeriksa Rachel Vennya pada Rabu (20/10), namun kemudian diralat, menjadi: pada Kamis (21/10), mengingat hari Rabu adalah tanggal merah.

Rachel Vennya Kabur Dibantu Oknum TNI

Kasus kaburnya Rachel Vennya saat karantina di RSDC Pademangan memang menjadi sorotan. Selebgram itu diketahui kabur atas bantuan oknum TNI.

Oknum TNI anggota pengamanan Bandara Soekarno-Hatta berinisial FS diduga membantu selebgram Rachel Vennya kabur dari karantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara. FS sudah dinonaktifkan dari kesatuan TNI.

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengatakan FS dinonaktifkan sejak Kamis (14/10/2021). Dia mengatakan FS dinonaktifkan oleh Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji seusai acara syukuran Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro di Serpong Utara, Tangerang Selatan.

"Sudah dinonaktifkan. Artinya, dari kemarin setelah Panglima acara di Serpong," kata Herwin kepada wartawan di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (15/10).

Herwin menyebut FS dikembalikan ke kesatuan militernya. Namun dia tidak menyebut secara detail FS dikembalikan ke kesatuan militer mana.

"Yang bersangkutan sudah dinonaktifkan untuk dikembalikan ke kesatuan," kata Herwin.(detiknews.com)