Heboh Anies 'Minta Jatah' ke Bloomberg, Separah Apa Konsumsi Rokok di DKI?

Infomenia.net -  Surat yang ditulis Gubernur DKI Anies Baswedan kepada Bloomberg Philanthropies viral di media sosial. Bloomberg Philanthrop...


Infomenia.net - 
Surat yang ditulis Gubernur DKI Anies Baswedan kepada Bloomberg Philanthropies viral di media sosial. Bloomberg Philanthropies adalah sebuah organisasi payung amal milik Michael Rubens Bloomberg yang mencakup yayasan keluarga Bloomberg.

Perusahaan yang bergerak di bidang filantropi ini juga diketahui telah lama menjadi pendukung upaya-upaya seperti kampanye antirokok di Amerika Serikat.

Jika dilihat dari Twitter @rokok_indonesia, akun pertama yang memposting surat tersebut, tulisan Anies untuk Bloomberg sudah cukup lama, per tanggal 4 Juni 2019. Dalam surat tersebut, dijelaskan kondisi paparan rokok di Indonesia, terutama di DKI Jakarta.

Anies menuliskan di Jakarta, ada 3 juta perokok aktif dan angkanya naik 1 persen setiap hari. Bukti bahwa konsumsi rokok di DKI sangat besar dan berpengaruh pada kesehatan.

Di tahun yang sama, pada 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Maret 2019, merilis data jumlah perokok di DKI Jakarta. Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) menunjukkan konsumsi rokok di DKI mencapai 26 persen untuk usia 15 tahun ke atas dan rata-rata menghabiskan 72 batang rokok per minggu atau 10,3 batang rokok per hari.

Dikutip dari laman Statistik Jakarta, berdasarkan wilayah kabupaten/kota, Jakarta Barat merupakan kota dengan jumlah perokok terbanyak, yakni 29,1 persen dengan rata-rata 73 batang rokok dihabiskan tiap minggunya atau 10,4 batang per hari.

"Jumlah tersebut menurun sejalan dengan tingkat kelompok pengeluaran sesuai dengan daya beli masing-masing," tulis survey tersebut.

Menurut rata-rata pengeluaran per kapita DKI Jakarta, rokok merupakan komoditas dengan pengeluaran terbesar kedua, yakni Rp79.226 per bulan atau 9 persen dari pengeluaran total untuk makanan Rp877.449. Pengeluaran untuk rokok hanya kalah dari pembelian makanan dan minuman jadi.(health.detik.com)