Polisi Ungkap Jejak Terakhir Nakes Yang Hilang Pasca Penyerangan KKB Papua

Infomenia.net -  Seorang tenaga kesehatan (nakes) dikabarkan hilang usai terjadi penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kiwirok, ...


Infomenia.net - 
Seorang tenaga kesehatan (nakes) dikabarkan hilang usai terjadi penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua.  

Hingga saat ini Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih melakukan pencarian terhadap nakes tersebut.   

Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, total keseluruhan nakes yang berada di lokasi ketika terjadi penyerangan KKB Papua ialah sebanyak enam orang.   

Pihaknya juga menjelaskan, salah satu di antara nakes tersebut ditemukan tewas di dasar jurang. Sementara, satu lainnya, masih belum ditemukan.  

“Kami masih konsentrasi melakukan pencarian terhadap satu orang tim medis yang belum ketemu dan untuk mengangkat satu korban yang wafat di dasar jurang,” kata Ahmad, dikutip Hops pada Jumat, 17 September 2021.  


Jejak terakhir nakes sebelum dinyatakan hilang pasca penyerangan KKB Papua
 
Ahmad memaparkan, sejumlah nakes mengalami luka-luka dan sebagian berhasil menyelamatkan diri setelah penyerangan KKB pada Senin, 13 September 2021. Bahkan seorang dokter dikabarkan mengalami cedera patah tangan.    

Adapun jejak terakhir dari nakes yang belum ditemukan itu berada di sekitar lokasi. Kala itu, yang bersengkutan bersama dengan rekan-rekannya mencoba lari dan menyelamatkan diri masing-masing dari kejaran kelompok teroris Papua.       

“Mereka menyelamatkan masing-masing dan terjadi pengejaran. Namun, ketika dilakukan pencarian jejak yang bersangkutan ini belum diketahui,” jelas Ahmad.  


Lebih lanjut, pihak kepolisian pun meminta doa dan restu seluruh masyarakat terkait proses pencarian dan pengejaran KKB. 

Satgas perbatasan bersama seluruh aparat keamanan tengah berupaya guna menemukan satu nakes dan melakukan proses evakuasi. 

Ahmad menegaskan, pihaknya bersama TNI siap untuk mengejar pelaku penyerangan. Mereka juga tidak segan-segan menjebol barisan wilayah pertahanan KKB di pelosok. 

“Kita sudah ada tim dari TNI yang sudah tiba di Oksibil, nanti akan segera kita buru. Saya kira kita akan mampu untuk bisa menjebol KKB,” imbuhnya.(hops.id)