Polisi Tangkap AH Penipu Artis yang Ngaku Dokter dengan Mengatasnamakan Presiden Jokowi

Infomenia.net -  Polisi menangkap AH, mantan mahasiswa kedokteran yang menipu artis sinetron Fahri Azmi dengan mengatasnamakan Presiden Joko...


Infomenia.net - 
Polisi menangkap AH, mantan mahasiswa kedokteran yang menipu artis sinetron Fahri Azmi dengan mengatasnamakan Presiden Joko Widodo, Minggu (29/8). 

AH ditangkap setelah sebelumnya menipu Fahri hingga mengalami kerugian Rp 75 juta.

"Kita berhasil amankan pelaku di kawasan Palembang," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Ady Wibowo, Selasa (31/8) dikutip dari ANTARA.

Ady mengatakan peristiwa penipuan itu bermula ketika AH bertemu dengan Fahri pada bulan Juni 2021 di sebuah pesta pernikahan.        

Dalam pertemuan tersebut, AH memperkenalkan dirinya sebagai utusan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia bahkan membawa dokumen yang ditanda tangani Menteri Sekertariat Negera Pratikno sebagai bukti bahwa dirinya utusan presiden.     

Fahri pun dengan mudah termakan tipu muslihat tersebut. Beberapa saat kemudian, korban meminta Farih mengirimkan uang sebesar Rp 75 juta ke rekening orang lain.

Korban meminta tolong Fahri dengan alasan jumlah transaksi di kartu ATM sudah melampaui batas.

"Korban percaya dengan tersangka dan mulai mentransfer uang tersebut. Pertama Rp 50 juta selanjutnya Rp 25 juta," kata dia.

Setelah beberapa lama, korban mulai kesulitan menghubungi AH lantaran pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp tak kunjung dibalas.

Fahri yang sadar sudah dibohongi langsung melapor ke polisi karena telah menjadi korban penipuan.

Polisi pun melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap AH di rumah keluarganya yang berlokasi di Palembang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, AH diduga sudah menipu banyak korban selain Fahri. Dia menipu para korbannya dengan dalih mengaku-ngaku sebagai dokter Onkologi (spesialis kanker) dan anggota Sustainable Development Goals United Nations.

Bahkan, dia pernah mengaku-ngaku sebagai calon menteri kesehatan pengganti Terawan, Padahal dia tidak lulus dari kuliah jurusan kedokteran.

Atas perbuatannya, AH dijerat dengan pasal 376 KUHP dan 372 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.(indozone.id)