Tayangan Voli Pantai Pakai Bikini di Olimpiade Tokyo Diprotes, Habib Husein Ja'far Beri Pesan Ini

Infomenia.net -  Baru-baru ini jagat maya dihebohkan oleh seseorang yang melayangkan protes kepada KPI terkait salah satu stasiun TV yang me...


Infomenia.net - 
Baru-baru ini jagat maya dihebohkan oleh seseorang yang melayangkan protes kepada KPI terkait salah satu stasiun TV yang menayangkan voli pantai dalam Olimpiade Tokyo. 

Dalam protes tersebut, pelapor menilai tayangan voli pantai Olimpiade Tokyo tak baik untuk disiarkan karena setiap pemainnya mengenakan bikini. 

Hal ini pun didiskusikan oleh Habib Husein Ja'far bersama Tretan Muslim dan Coki Pardede dalam video terbaru di kanal YouTube Pemuda Tersesat. 

Dalam diskusi mereka, Habib Husein Ja'far berpendapat bahwa protes tersebut sah-sah saja dan merupakan hak sang penonton. 

Namun, hal tersebut sebenarnya justru kurang tepat, mengingat penggunaan bikini dalam cabang olahraga voli pantai mungkin memang telah menjadi aturan khusus dalam olimpiade. 

Selain itu, stasiun TV yang menayangkan pertandingan itu pun merupakan stasiun yang dapat disaksikan siapa saja, bukan hanya umat muslim saja. 

"Kita ini kan hidup bersama di Indonesia. Bukan hanya muslim, tapi ada non muslim yang secara hukum agamanya juga berbeda-beda," ujar Habib Husein Ja'far mengawali penjelasannya. 

Oleh karena itu, Habib mengatakan jika seorang muslim menemui hal yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, dia sendiri lah yang seharusnya berusaha menghindari. 

"Jadi sudah sepatutnya sesuatu yang tidak sesuai dengan agama kita, yaudah kita berdaulat sendiri untuk menghindarinya," kata Habib Husein. 

Sebagai contoh, sang Habib mengatakan semisal seorang muslim melihat tayangan-tayangan yang membuka aurat. Tayangan seperti ini memang otomatis tidak boleh ditonton. 

"Ya anda tinggal ganti channel. Channel banyak," ujar Habib Husein memberi saran. 

Lalu, bagaimana jika anggota keluarga yang lain termasuk anak menonton tayangan tersebut? 

Habib Husein Ja'far menganjurkan agar anggota keluarga diedukasi pula untuk menonton acara yang lain yang lebih baik dan sesuai ajaran Islam. 

Inilah yang dimaksud dengan kedaulatan bagi diri sendiri untuk menghindari hal-hal yang kurang baik. 

Menurut Habib Husein Ja'far, hal ini diterangkan pula dalam Al-Quran surah An-Nur ayat 30-31 di mana orang yang beriman diperintahkan untuk menundukkan pandangannya. 

Habib menerangkan bahwa ketika melihat hal-hal yang haram, seseorang sebaiknya menundukkan pandangannya. Dengan kata lain, dia harus menghindari melihat hal-hal tersebut. 

"Kamu kan berdaulat dengan dirimu. Setiap orang itu pemimpin, kata Nabi, atas dirinya termasuk atas matanya. Yaudah, nunduk aja," ucap Habib Husein Ja'far. 

Terkait stasiun TV yang diprotes lewat KPI, sang Habib mengatakan bahwa stasiun tersebut merupakan "frekuensi" milik bangsa yang di dalamnya terdapat banyak agama. 

"Jadi kalau mau protes, (proteslah) ke hal-hal yang disepakati oleh semua anak bangsa," tegas Habib Husein.(portaljember.pikiran-rakyat.com)