Sambil Menangis, Yosef Ungkap Sosok Amelia Mustika Ratu Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Infomenia.net -  Setelah menjalani autopsi, jenazah ibu dan anak di Subang yang jasadnya ditemukan di bagasi Alphard, dikebumikan, Kamis (19...


Infomenia.net - 
Setelah menjalani autopsi, jenazah ibu dan anak di Subang yang jasadnya ditemukan di bagasi Alphard, dikebumikan, Kamis (19/8/2021).


Tuti Herawati alias Enung (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) dikebumikan di tempat pemakaman umum setempat.

Jenazah keduanya lebih dulu disalatkan di Masjid Nurul Huda Jalan Cagak.

Keberangkatan Tuti dan Amelia ke peristirahatan terahir itu pun diiringi isak tangis dari kerabat dan keluarga.

Di antara pengantar, adalah Yosef Hidayah. Suami sekaligus ayah korban.

Selain itu, juga ada anak sulung pasangan Josef dan Tuti, Yoris.

Keduanya sangat terpukul dan tak henti-hentinya mengeluarkan air mata.

“Almarhumah (Tuti) adalah orang ahli ibadah. Begitu juga Neng Amel,” tutur Yosef dengan isak tangis.
 
Yosef mengungkap, Amel selama ini menjadi anak yang baik.

Sosok yang baru menuntaskan studi S1 di Kota Bandung itu juga sangat sopan dan lembut.

“Bukan hanya ke orangtua, ke tetangga dan teman-temannya. Amel juga seorang anak pendiam,” sambungnya dengan terbata-bata.

Yosef berharap, polisi bisa secepatnya mengungkap misteri dan pelaku pembunuhan istri dan anaknya itu.

“Saya berharap kepolisian secepatnya mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya,” tandasnya.

Berkelahi dan Misteri HP Amelia

Sementara, polisi menduga kuat bahwa sebelum dihabisi, kedua korban lebih dulu berkelahi dengan pelaku.

Hal itu didasarkan dari pemeriksan dan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan penyidik Polres Subang.

“Pelaku (pembunuhan) tidak menimbulkan kerusakan. Posisinya sempat berantem juga kalau dilihat dari TKP,” ungkap Kasat Reskrim Polres Subang, AKP M Zulkarnaen, Kamis (19/8/2021).

Kendati demikian, pihaknya hingga kini masih belum mengetahui persis motif pelaku menhabisi kedua korban.

Namun diduga kuat bahwa antara pelaku dan korban sudah sama-sama saling mengenal.

“Yang pasti korban kenal dengan pelaku,” kata Zulkarnaen.
 
Hal senada juga disampaikan Kapolres Subang AKBP Sumarni.

Itu diperkuat dengan tidak adanya kerusakan pada jendela maupun pintu rumah korban.

Baik di bagian depan maupun bagian depan.

“Artinya (diduga) pelaku orang yang mengenali korban,” papar mantan Kapolres Sukabumi Kota ini.

Diduga, pelaku sakit hati kepada korban. Sebab di TKP tidak ada barang-barang berharga milik korban yang raib.

Hal itu sekaligus menggugurkan dugaan pencurian atau perampokan.

Akan tetapi, polisi hingga kini masih mencari keberadaan telepon selular Amelia.(pojoksatu.id)