Polri Dalami Motif Artis Olivia Jensen Lempar Bendera Merah Putih di Konten Medsos

Infomenia.net -  Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, pihaknya sedang mengkaji terkait perbuatan yang telah dilakukan oleh ar...


Infomenia.net - 
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, pihaknya sedang mengkaji terkait perbuatan yang telah dilakukan oleh artis Olivia Jensen terkait konten melempar bendera merah putih. Diketahui, ia telah dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Direktur Eksekutif LBH PB Semmi, Gurun Arisastra ke Bareskrim Polri beberapa waktu lalu. 

"Sedang dikaji, niatnya untuk menodakan bendera ini yang sedang kita dalami," kata Agus saat dikonfirmasi, Sabtu (28/8).      

Agus menjelaskan, apabila dalam membuat konten tersebut tidak ada niatan Olivia Jensen untuk mendokan bendera merah putih. Maka kasus tersebut nantinya tidak akan berlanjut. 

"Bila tidak ada niat untuk itu, unsur pasalnya tidak bisa terpenuhi. Karena dia melakukan itu untuk konten media sosial yang bersangkutan," jelasnya. 

Kendati demikian, jenderal bintang tiga ini telah menginstruksikam Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi untuk mengkaji video konten Olivia yang sempat viral. 

"Kemungkinan sudah (LP) di Biro Ops. Dir Tipidum sudah saya arahkan untuk kaji saat info viral masuk. Namun, dari kajian masih fokus pada niat yang bersangkutan, dari analisa konten dan konteks yang bersangkutan melakukan itu," tutupnya. 

Diketahui, Direktur Eksekutif LBH PB Semmi, Gurun Arisastra melakukan laporan ke Bareskrim Mabes Polri terkait video Olivia Jensen yang melempar bendera merah putih itu, dengan membawa barang bukti berupa video yang diunggah oleh Olivia Jensen. 

Gurun Arisastra juga menerangkan, laporan itu sudah disampaikan dan diterima pihak polisi. Namun, ada kekurangan dokumen sehingga harus dilengkapi pada Senin (23/8) mendatang. 

"Kami sudah sampaikan ke SPKT dan kelengkapan berkas, dokumen sudah kami tunjukkan dan laporkan. Secara fakta tadi pernyataannya diterima. Tapi secara dokumennya terbit tanda bukti laporannya, belum," kata Gurun Asisastra pada Jumat (20/8), mengutip dari fimela.com 

Melanggar Undang-Undang 

Keputusan Gurun Arisastra menempuh langkah hukum lantaran ia merasa bahwa perbuatan Olivia Jensen yang melempar bendera tersebut diduga melanggar Pasal 24 a UU Nomor 24 tahun 2009 tentang bendera dan lambang negara. 

"Nah, di situ kami konstruksikan Olivia Jensen ini diduga melanggar pasal 24 huruf a. Ada frasa itu adalah perbuatan yang menghina dan merendahkan kehormatan bendera negara," ucap Gurun Arisastra. 

Terancam 5 Tahun Penjara 

Dengan undang-undang yang dijeratkan kepada Olivia Jensen tersebut, Olivia Jensen bisa terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara. 

"Sanksi pidana merujuk kepada pasal 66 dengan UUD yang sama, Nomor 24 tahun 2009. Ancaman hukumannya paling lama lima tahun dan dendanya Rp500 juta," ujarnya.(merdeka.com)