Klaim Hentikan Reklamasi, Jejak Digital Anies Dibongkar: Dia yang Izinkan

Infomenia.net -  Seorang netizen membongkar jejak digital Anies Baswedan usai Gubernur DKI itu mengklaim sebagai pihak yang menghentikan pro...


Infomenia.net - 
Seorang netizen membongkar jejak digital Anies Baswedan usai Gubernur DKI itu mengklaim sebagai pihak yang menghentikan proyek reklamasi. Menurutnya, justru Anies yang awalnya mengizinkan proyek tersebut berjalan.

Adapun netizen yang membongkar jejak digital Anies Baswedan terkait reklamasi tersebut yakni pengguna Twitter, Cak_X01.

Lewat cuitannya di Twitter, Rabu 11 Agustus 2021, netizen itu menilai Anies bermuka dua dan telah membohongi rakyat DKI Jakarta.

Pasalnya, kata sang netizen, Anies yang awalnya mengizinkan proyek reklamasi itu berjalan. Namun, belakangan ia malah mengklaim sebagai pihak yang menghentikan proyek tersebut.

“Bener-benar bermuka dua, rakyatnya dikibuli terus, padahal yang mengijinkan reklamasi dia, ngakunya dia yang menghentikan, mbojeh,” cuit netizen Cak_X01.

Dalam cuitannya itu, netizen tersebut juga menyertakan sejumlah jejak digital pemberitaan Anies Baswedan yang mengizinkan proyek reklamasi tersebut.

“Terbitkan IMB Pulau Reklamasi, Anies Dinilai Melukai Pendukungnya,” demikian narasi judul pada salah satu pemberitaan itu.


Diketahui, baru-baru ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku enggan meneruskan proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

Menurut Anies, reklamasi dapat menurunkan muka tanah di Ibu Kota yang berhubungan dengan prediksi Jakarta Tenggelam.

“Ini adalah fakta yang membuat kita makin merasa yakin bahwa menghentikan, tidak meneruskan kegiatan reklamasi adalah langkah yang tepat mengurangi dampak land subsidence (penurunan muka tanah),” kata Anies Baswedan, Selasa 10 Agustus 2021 seperti dikutip dari Detik.com.

Anies Baswedan pun menyampaikan ada dua faktor terkait proyek reklamasi yang bisa membuat Jakarta diproyeksikan tenggelam.

“Saya ingin sampaikan, buat kami di Jakarta ini dobel, satu permukaan air laut naik. Kedua permukaan air tanah turun,” ujarnya.(terkini.id)