Jasad ibu-anak di bagasi, kenapa Polisi periksa istri muda suaminya?

Infomenia.net -  Kasus pembunuhan ibu dan anak di bagasi mobil, Subang, Jawa Barat, hingga kini masih bergulir. Pelaku pembunuhan terhadap T...


Infomenia.net - 
Kasus pembunuhan ibu dan anak di bagasi mobil, Subang, Jawa Barat, hingga kini masih bergulir. Pelaku pembunuhan terhadap Tuti Suhartini (55 tahun) dan Amalia Mustika Ratu (23), hingga kini masih terus didalami, walau Polisi mengaku sudah bisa mencurigai siapa sebenarnya si pelakon.


Wanita 42 Tahun dengan Wajah Bayi: Dia Lakukan Ini sebelum Tidur
Menurut laporan jurnalis Hendri Irawan, di Subang, Jawa Barat, hingga kini Polisi terus memeriksa sejumlah saksi secara intens. Di antaranya adalah suami korban dan istri mudanya. Apakah Polisi mencurigainya?

Terkait hal ini belum ada penjelasan dari Polisi.

“Info sementara jenazah kedua korban sudah selesai menjalani autopsi dan sudah dibawa ke rumah duka, pada Kamis dinihari. Kedua jenazah kemudian dilakukan prosesi pemakaman setelah disalatkan, lalu dimakamkan TPU Subang Jabar,” kata dia, dikutip Hops, Kamis 19 Agustus 2021.


“Saat ini Polisi masih menyelidiki, dan memeriksa beberapa saksi, termasuk suaminya Yosep dan istri mudanya,” tutur dia.

Kesaksian suami korban

Sang suami korban, Yosep, juga memberi keterangan pada wartawan. Dia mengaku kehilangan atas peristiwa temuan jasad ibu-anak di bagasi. Dari pengakuannya, Yosep mendapati rumahnya berantakan dan adanya ceceran darah.

Dia lantas memilih untuk melapor Polisi. “Saat itu saya baru pulang dari Cijengkol, begitu pas mau masuk sudah lihat mobil yang tadinya ke arah Utara kok berbalik arah jadi ke Selatan. Dikira saya mau ke mana,” katanya.

Yosep yang kebingungan langsung melaporkan kejadian itu ke kantor Polisi. Dia hanya mendapati semua kaca jendela mobil terbuka semua. “Saya sangat kehilangan,” kata pria yang berprofesi sebagai kontraktor itu.

Kecurigaan Polisi di kasus jasad ibu-anak di bagasi

Sementara itu, terpisah, Kanit Reskrim Polsek Jalan Cagak Subang, Iptu Karsa, mengatakan, hingga kini Tim Inafis sudah mengamankan sejumlah sidik jari yang diduga telah disentuh pelaku.

Polisi di kasus temuan jasad ibu-anak di bagasi itu mengatakan, sudah mengamankan tikar, kunci mobil, termasuk terus memeriksa intens sejumlah saksi. Olah TKP sendiri sudah dilakukan, di mana diduga kuat korban lebih dulu dipukul dengan benda tumpul.


Pelaku juga sempat membersihkan lukanya di kamar mandi sebelum akhirnya jasad tersebut dipindahkan ke dalam mobil.

“Saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal, ada luka luka di jidat, lalu ditaruh di bagasi mobil. Tak ada barang yang hilang, kata Iptu Karsa.

Di lain keterangan, Kepala Desa Jalancagak, Indra, mengaku awalnya sempat diberi tahu kalau ada perampokan di rumah itu. Namun setelah didatangi, bukan perampokan.

“Saya langsung ke TKP. Memang sudah kelihatan ada satu mayat. Kita tunggu sampai Inafis datang, dan akhirnya setelah mobil dibuka bertumpuk ada dua orang,” katanya.(hops.id)