Polisi Bongkar Pesugihan Bertumbal Brondong Muda di Jakarta

Infomenia.net -  Polsek Kecamatan Kebayoran Lama menyelidiki dugaan praktik pesugihan di Pondok Indah, Jakarta Selatan.  Polisi telah mengan...


Infomenia.net - 
Polsek Kecamatan Kebayoran Lama menyelidiki dugaan praktik pesugihan di Pondok Indah, Jakarta Selatan. 

Polisi telah mengantongi bukti berupa video yang menunjukkan adanya praktik pesugihan tersebut. 

Kepala Polsek Kebayoran Lama, Kompol Donni Bagus Wibisono mengatakan pihaknya telah mendapatkan video praktik pesugihan yang viral di masyarakat. 

Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan proses penyelidikan. 

"Sedang kami telusuri," ujar Donni Bagus Wibisono seperti yang dilansir Antara, Rabu, 30 Juni 2021. 

lebih lanjut, kata Donni Bagus, personel juga dikerahkan ke lapangan untuk mengusut informasi yang kini menjadi viral di media sosial itu.

Penyelidikan ke lapangan, lanjut dia, dilaksanakan Unit Reserse Kriminal Polsek Kebayoran Lama dan Pos Polisi Pondok Indah. 

Namun, Donni belum mengungkap detail lokasi di kawasan elit itu yang disebutkan dalam video yang diunggah melalui akun tiktok @dinskidiary.

Sebelumnya, pada Senin, 28 Juni 2021, akun tiktok @dinskidiary mengunggah video pendek yang mengungkapkan pengalaman pribadinya menerima tawaran untuk menjadi pembawa acara ulang tahun di Pondok Indah. 

Wanita dalam video itu menceritakan dirinya ditawari honor Rp 10 juta untuk satu jam menjadi pembawa acara ulang tahun seorang klien.

Ia juga melengkapi latar di unggahan video tersebut dengan bukti potongan percakapan melalui pesan WhatsApp dengan pihak penyelenggara acara.

Namun, Ia merasa curiga dan ada kejanggalan dengan acara pesta ulang tahun pribadi tersebut karena bakal ada ritual pesugihan dengan tumbal pria-pria muda. 

"Ternyata di sini dia bilang bahwa si brondong ini setuju untuk jadi tumbal dan dia sempat bilang juga tenang jangan takut," katanya. 

Total ada lima potongan video yang diunggah dengan durasi masing-masing sekitar 60 detik dan video tersebut juga menyebar di media sosial twitter.(genpi.co)