Oh, Ternyata! Begini Kronologi Lengkap Pemukulan oleh Oknum Satpol PP, Korban Sempat Live Facebook, Siapa Salah?

Infomenia.net -  Seiring dengan viralnya berita terkait insiden pemukulan pasangan suami istri (pasutri) pemilik warung kopi (warkop), bered...


Infomenia.net - 
Seiring dengan viralnya berita terkait insiden pemukulan pasangan suami istri (pasutri) pemilik warung kopi (warkop), beredar pula sejumlah kabar simpang siur soal kronologi kejadiannya.

Beberapa hari berlalu, kini semakin jelas terungkap kronologi lengkap yang sebenarnya atas insiden pemukulan pasutri tersebut.

Ternyata sebelum terjadi peristiwa tak mengenakkan itu, pemilik warung kopi, Ivan, tengah melakukan live alias siaran langsung di akun Facebook-nya.

Dilansir terkini.id dari Indozone pada Sabtu, 17 Juli 2021, dalam tayangan video, tampak pemilik warkop tengah sibuk mencoba menawarkan sebuah makanan yang di-endorse ketika tiba-tiba ia dipanggil oleh anggotanya.

“Kak,” panggil sang anggota saat Ivan sedang melakukan live hingga ia pun langsung memainkan isyarat matanya sambil bertanya.

“Ada apa?”

Setelah itu, video live tersebut diteruskan oleh istri Ivan, Riyana, “Banyak orang ya, guys,” ucapnya lalu mengambil ponsel yang masih terhubung secara live di medsos.

Riyana pun mengarahkan kamera ponselnya ke arah petugas yang sedang melakukan razia PPKM Darurat.

“Lagi live, Pak. Warkop tidak terbuka, guys. Lagi live, Pak, jadi memang harus ada ini (musik disco),” ujar istri Ivan.

Petugas lantas menyuruh pemilik warkop untuk mematikan musik yang diputar dan mereka pun patuh, langsung mematikan musik.

Tak lama, Riyana alias istri Ivan kemudian menyuruh anggotanya untuk mengambilkan baju daster.

“Ambilkan dulu baju, Dek, daster ambil dulu,” pintanya sembari masih melakukan siaran langsung di Facebook.

Kemudian istri Ivan itu menyuruh penontonnya di siaran langsung agar sabar sambil menjelaskan lagi bahwa warkopnya sedang kedatangan tamu.

Sementara itu, dari pantauan video yang beredar tersebut, petugas razia PPKM Darurat terus mengimbau kepada istri Ivan agar memakai baju yang tertutup dan memakai masker.

Sang pemilik warkop pun menaati, mereka tampak kooperaktif dengan perintah tersebut. Bahkan, terlihat terjadinya tukar dialog antara pemilik warkop dan petugas razia secara baik-baik.

Namun, ketika salah seorang petugas razia menyinggung kembali tentang pakaian istri Ivan yang sedikit terbuka, keadaan mulai sedikit memanas di mana Riyana tampak mulai marah dan meninggikan suaranya.

“Kenapa dengan pakian saya? Jangan dibahas masalah pakian saya, yang dibahaskan Covid, bukan masalah pakaian saya. Ini kan rumah saya, jadi tidak usah lagi bahas pakian. Anda datang ke mari kan bahas Covid-19, bukan pakain saya,” terangnya kepada petugas.

Salah seorang petugas pun mengucapkan permintaan maaf dan ia katakan untuk mencoba saling mengingatkan.

Nah, setelah perdebatan selesai, Riyana lalu menyuruh anggotanya untuk menyemprot disinfektan di lantai dan ruangan warkopnya.

Awal Mulai Keributan

Usai menyuruh anggotanya, tiba-tiba saja salah seorang oknum petugas Satpol PP Gowa kembali masuk ke warkop mereka dan mempermasalahkan izin usaha kepada suami dan istri itu.

“Saya mau periksa izin usahamu, saya punya kewenangan, saya Satpol mau periksa izin usaha mu. Tadi kau bilang saya tidak punya kewenangan,” ujar oknum berseragam Satpol PP tersebut.

“Kewenangan yang bagaimana, Pak? saya tidak mempermasalahkan yang lain, dia yang mempermasalahkan pakaian dan kenapa dengan pakaian saya?” tanya Riyana. 

“Mana izinmu, saya tutup kafemu kalau tidak ada izinmu,” kata Satpol PP itu lagi.

Perdebatan pun terjadi dan oknum Satpol PP tersebut menunjuk-nunjuk istri Ivan sambil mendekat hingga Ivan langsung berusaha untuk memisahkan mereka.

“Cerita baik- baik, ya,” kata petugas tersebut lalu Ivan pun menyuruhnya untuk santai sehingga terjadi dorongan serta pemukulan tiba-tiba terhadap Ivan.

Begitu Ivan diberikan pukulan terhadap petugas tersebut, istirnya pun murka. Ia tak tinggal diam dan langsung melemparkan kursi ke arah petugas.

Diduga semakin emosi dilempar kursi, oknum petugas itu kemudian mendatangi istri Ivan dan memukulnya.

Hingga berita ini ditulis terkini.id, video pemukulan pasutri pemilik warkop tersebut masih menjadi pembicaraan hangat publik.(terkini.id)