Viral Wanita Ngamuk di Bandara Gegara Diminta Petugas Bayar Rp 2 Juta, Ternyata Begini Faktanya

Infomenia.net -  Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan viralnya video seorang wanita mengamuk ke petugas bandara saat diminta membayar ...


Infomenia.net - 
Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan viralnya video seorang wanita mengamuk ke petugas bandara saat diminta membayar Rp 2 juta lantaran dirinya membawa barang melebihi kapasitas.  

"Saya kalau 2 juta gak bisa bayar, saya beli oleh-oleh masak disuruh bayar 2 juta, kamu meras ya," teriak wanita perekam video ke petugas bandara, dikutip Minggu, 13 Juni 2021.       

Kemudian, dalam video ampak beberapa petugas berdiri di depan gate masuk ke pesawat sembari memberikan penjelasan ke penumpang jika barang bawaan mereka melebihi kapasitas. 

Jika penumpang tetap ingin membawa barangnya harus membayar Rp 2 juta atau barang bisa ditinggalkan di bandara lalu minta keluarga mengambilnya.     

"Barangnya ditinggal di bandara, nanti ada keluarga yang ambil baru dibawa pulang, sekarang pilih mana," ujar salah satu petugas. 

Belakangan diketahui, insiden itu terjadi di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Menanggapi kasus video viral itu, Branch Communication and Legal Manager Kualanamu Internasional Airport, Chandra Gumilar angkat bicara memberikan penjelasan. 

"Sesuai ketentuan barang bawaan untuk bagasi kabin bahwa setiap penumpang maskapai penerbangan hanya diperbolehkan membawa 1 bagasi kabin dengan maksimal berat 7kg. Namun 3 pax penumpang tersebut membawa bagasi kabin melebihi batas ketentuan tsb, yaitu 15kg dengan rincian biaya per 1kg Rp162.800," kata Chandra.     

"Sehingga jumlah yang harus dibayarkan sebesar Rp 2.442.000 atas kelebihan bagasi tersebut. Penumpang menolak untuk melakukan pembayaran dan penumpang bersikeras untuk tetap membawa barang-barang tersebut serta merekam kejadian dimaksud. Petugas maskapai memberikan penjelasan bahwa barang-barang itu dapat dititipkan di layanan lost and found yang nantinya dapat diambil oleh keluarga penumpang yang bersangkutan," lanjutnya. 

Chandra juga memastikan bahwa pihak maskapai telah menyelesaikan permasalahan ini secara baik-baik. Mereka telah memberikan penjelasan kepada si penumpang dalam video itu dan menyampaikan permintaan maaf.(reqnews.com)