Terimbas Kasus Pelecehan Seksual, Siswa SMA SPI Batu Alami Gangguan Psikis

Infomenia.net -  Kasus dugaan pelecehan seksual yang tengah dihadapi SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Kota Batu, Jawa Timur, berimbas pad...


Infomenia.net - 
Kasus dugaan pelecehan seksual yang tengah dihadapi SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Kota Batu, Jawa Timur, berimbas pada kondisi psikologis siswa. Berdasarkan hasil asessment yang telah dilakukan terhadap 99 siswa, mayoritas mengalami gangguan psikologis.

"Harusnya yang di asessment ada 107 siswa. Tapi mereka (SMA SPI) hanya mengirimkan 99 siswanya, untuk 8 siswa lainnya alasannya karena sudah lulus," ungkap Fifie Indayani dari Koalisi Children Protection Malang Raya, kepada Basra, (25/6).

Lebih lanjut Fifie menjelaskan dari 99 siswa tersebut terdiri dari siswa yang masih aktif di SMA SPI dan alumni yang tinggal dan bekerja di SPI.

"Sekitar 80an itu siswa yang masih aktif, sisanya alumni yang tinggal dan bekerja disana," imbuh Fifie.

Fifie lantas merinci hasil asessment dari 99 siswa tersebut, yakni 22 siswa dalam kondisi psikologis normal, 15 siswa ada indikasi depresi, 41 siswa mengalami kecemasan, dan 21 siswa mengalami stres.

"Dari 22 siswa yang kondisi psikologisnya normal, 9 di antaranya berasal dari Kamboja," tambah Fifie.

Terkait jenis kelamin Fifie menyebut dari 99 siswa yang mengikuti asessment, 61 di antaranya berjenis kelamin perempuan, dan sisanya berjenis kelamin laki-laki.

Asessment kondisi psikologis siswa SMA SPI penting dilakukan untuk memastikan kondisi mereka pasca terkuaknya kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama sang pendiri sekolah berinisial JE.

"Asessment dilakukan terhadap siswa yang berada disana, dan mereka bukan yang melapor ke Polda ya," pungkas Fifie.(kumparan.com)