Tampang Harry Purwanto, Pria yang Gorok Leher Wanita Sampai Putus, Ternyata Mantan Napi

Infomenia.net -   Identitas pelaku pembunuhan sadis seorang wanita muda di sebuah rumah kosong di Jalan Belitung Darat Gang Keluarga RT7/RW1...


Infomenia.net -
 
Identitas pelaku pembunuhan sadis seorang wanita muda di sebuah rumah kosong di Jalan Belitung Darat Gang Keluarga RT7/RW1, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin, kini telah terungkap. 

Dia adalah Harry Purwanto (50 tahun), warga Jalan Pembangunan 1 Nomor 13 RT 30, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Dari hasil pemeriksaan polisi, diketahui bahwa Harry merupakan residivis alias mantan narapidana. Dulu ia dipenjara karena kasus narkoba.        

Selepas dari penjara, dia bukannya berubah menjadi pria yang lebih baik. Dia justru semakin beringas.

Puncaknya, Selasa malam (1/6/2021), ia mengajak korban, yang diketahui bernama Rahmah (33 tahun), berkencan (berhubungan seksual dengan bayaran).  

Usai kencan, ia menghabisi nyawa korban yang merupakan ibu dua anak itu dengan cara yang sangat sadis. Ia menggorok leher perempuan itu dari belakang hingga putus dari badan.   

Setelah itu, ia menelanjangi tubuh perempuan itu dan membakar jasadnya. Sedangkan kepalanya, ia lempar sejauh 10 meter dari badan.

Kepada polisi saat diinterogasi, Harry mengaku membunuh korban karena kesal dimintai uang tambahan usai berkencan.

Menurut pengakuannya, ia dan korban sebelumnya sudah sepakat berkencan dengan tarif Rp300 ribu.

Karena tak punya uang, Harry kemudian mengajak Rahmah ke sebuah rumah kosong, tempat di mana mayat wanita itu ditemukan.

Kepada Rahmah, Harry mengaku bahwa rumah itu rumahnya dan uangnya ada di rumah itu.

Saat sudah berada di rumah tersebut, Harry dengan cekatan menggorok leher Rahmah dari belakang hingga kepala Rahmah terputus dari badan.

Selanjutnya, untuk menghilangkan jejak perbuatannya, Harry menelanjangi jasad Rahmah lalu membakarnya. Sedangkan kepala Rahmah dilempar dan jatuh 10 meter dari badannya.

Suami Terkejut

Suami Rahmah, Yogi (23 tahun), terkejut mendapat kabar bahwa istrinya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

Terakhir sebelum ditemukan tewas, Yogi bilang Rahmah pamit padanya dan mengatakan hendak membeli susu anak mereka.

"Katanya beli susu. Tapi saya tunggu sampai malam gak pulang-pulang. Paginya juga belum pulang. Lalu saya dengar dari sepupu saya bahwa istri saya meninggal," kata Yogi, seraya berharap polisi menghukum pelaku seberat-beratnya.(indozone.id)