Selain HNW, Netizen Juga Ungkit Hoax Tifatul Sembiring Soal Haji

Infomenia.net -  Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid menjadi perbincangan publik lantaran dinilai telah menyebar informasi bohong terkait ...


Infomenia.net - 
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid menjadi perbincangan publik lantaran dinilai telah menyebar informasi bohong terkait haji 2021. Selain HNW, netizen di media sosial juga mengungkit pernyataan hoax Politisi PKS Tifatul Sembiring soal kuota jemaah haji Malaysia.

Salah seorang netizen yang mengungkit hoax HNW dan Tifatul Sembiring terkait haji 2021 yakni pengguna Twitter, MurtadhaOne1.

Lewat unggahannya di Twitter, Senin 14 Juni 2021, netizen tersebut membagikan dua foto tangkapan layar terkait pernyataan HNW dan Tifatul Sembiring itu.

“PKS. hoax dari tifsembiring hoax dari hnurwahid,” cuit netizen MurtadhaOne1.

Dilihat dari unggahan netizen tersebut, tampak foto tangkapan layar cuitan Tifatul Sembiring yang menanggapi keputusan pemerintah membatalkan keberangkatan jemaah haji Indonesia pada 2021 ini.

Dalam narasi cuitan tersebut, Tifatul Sembiring meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk melobi pemerintah Arab Saudi agar memberikan Indonesia kuota jemaah haji.

Pasalnya, cuit Sembiring, Malaysia malah mendapat kuota tambahan dari Arab Saudi untuk jemaah haji negara mereka.

“Coba lobby diplomasi dengan Saudi dulu, pak menteri. Memang kuota dibatasi, ajak bicara mereka. Kasihan yang sudah antri 10 tahun dsb. Rukun Islam ke 5 ini. Malaysia malah dapat quota tambahan, kok bisa,” demikian isi cuitan Tifatul Sembiring yang dibagikan netizen MurtadhaOne1.

Sementara di foto unggahan lainnya, netizen tersebut membagikan tangkapan pemberitaan berjudul ‘Menag Gus Yaqut Belum Dapat Info, HNW: 20 Mei 2021 Arab Saudi Umumkan Kuota Haji Luar Negeri’.

Mengutip Merdeka.com, informasi Malaysia mendapat tambahan 10.000 kuota haji saat lockdown adalah hoaks.

Dilansir dari ANTARA dalam artikel berjudul ‘Arab Saudi tambah 10.000 kuota haji Malaysia’ yang dimuat pada 10 Maret 2021 dijelaskan bahwa pemberian tambahan kuota haji kepada Malaysia berlaku hanya saat pandemi Covid-19 usai.

Hal itu disampaikan langaung Perdana Menteri Malaysia, Tan Sri Muhyiddin pada 10 Maret 2021 lalu.

“Kami sudah dapat keputusan baik persetujuan apabila keadaan (COVID-19) pulih sepenuhnya, kuota haji ditambah 10.000 dari jumlah yang ada,” ujarnya.(terkini.id)