Sebut Tes PCR Itu Tes Iblis, Netizen Syok! Dokter Samuel Simon Ungkap Sederet Fakta Mengejutkan Ini

Infomenia.net -  Seiring terus bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia, tes PCR pun semakin familiar dilakukan oleh masyarakat.   Tes ini d...


Infomenia.net - 
Seiring terus bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia, tes PCR pun semakin familiar dilakukan oleh masyarakat.  

Tes ini dinilai paling efektif dan akurat dalam mendeteksi paparan virus Corona dalam tubuh seseorang.       

Namun salah seorang praktisi kesehatan, dr Samuel L Simon SpKK justru mengungkap fakta mengejutkan soal tes PCR. Lewat akun Twitternya @DrSLSimonSpKK, ia justru dengan tegas mengatakan bahwa PCR adalah tes iblis. 

Dokter Simon menjelaskan bahwa sesuai Permenkes 413/2020, isolasi mandiri diperlukan selama 10 hari bagi yang tidak bergejala tanpa perlu tes ulang PCR. Sementara untuk yang di tes PCR lagi adalah orang yang bergejala.     

"Yang lagi hit kan orang tes PCR utamanya di RS (rumah sakit), hasil negatif dites setiap hari sampai positif, kalau positif juga terus tes sampai negatif," tulisnya, dikutip Kamis, 17 Juni 2021. 

Ia pun tidak sungkan untuk mengatakan bahwa tes PCR seperti ini adalah tes iblis. Karena gejala Covid-19 sama dengan gejala flu biasa. 

"Tes iblis PCR thdp Sars-Cov-2 ini terus aja dilakukan, sedangkan pemeriksaan PCR terhadap virus lain penyebab influenza yang bergejala sama, tidak pernah dilakukan! Yakin di hidung hanya ada virus Sars-Cov-2? Lah gejala Covid sama kok dengan flu, bukan gejala baru. Dimana Nalar?" tegasnya.     

Sebagai informasi, PCR atau Polymerase Chain Reaction adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. Saat ini, PCR digunakan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona. (reqnews.com)