Mengharukan, Jenderal TNI Andika Terbangkan Pacar Prajurit yang Ditembak OPM, untuk Menengok ke RSPAD

Infomenia.net -  Kejadian yang sangat tak terduga dan sangat mengharukan terjadi saat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika ...


Infomenia.net - 
Kejadian yang sangat tak terduga dan sangat mengharukan terjadi saat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengunjungi Pratu Romi, salah satu prajurit TNI AD yang menjadi korban penembakan kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua. 

"Kamu punya pacar nggak? Kalau dia mau datang menengok kamu, nanti dibayarin, kita atur semua bisa jenguk kamu. Tapi awas kalau kamu sudah sembuh terus putus. Pacar kamu itu mau ke sini, berarti dia perhatian sama kamu, mau merawat kamu. Kalau nanti kamu sembuh kamu putusin dia, awas kamu," kata Jenderal Andika sebagaimana bisa dilihat di postingan akun Youtube TNI AD, Senin (7/6) berjudul Kasad Memberi Ijin Kekasih dari Pratu Romi yang Tertembak Ketika Bertugas, untuk Menengok di RSPAD.

Pratu Romi adalah salah satu prajurit TNI Angkatan Darat yang berasal dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Mobile RI-Papua Nugini yang tertembak ketika menjalankan tugas di Pegunungan Bintang, Papua pada pertengahan Mei 2021 lalu. 

Diterangkan, sebelumnya Jenderal TNI Andika meminta Pratu Romi untuk menghubungi orangtuanya di Purwodadi, Jawa Tengah untuk datang ke Jakarta dan menjenguk Pratu Romi.

Namun, karena orangtua Pratu Romi tidak dapat datang ke Jakarta, KSAD langsung menanyakan kepada Pratu Romi tentang calon pendamping hidupnya alias calon istri prajurit TNI Angkatan Darat yang telah memasuki tahap pemulihan itu. 

Menanggapi hal itu, Pratu Romi pun mengaku sangat senang dengan kejutan dari orang nomor satu di Korps Angkatan Darat itu. 

"Ya pribadi saya senang sekali pacar bisa datang, apalagi perintahnya bapak KSAD. Ini kaki langsung sembuh," kata Pratu Romi. 

Untuk diketahui, Pratu Romi adalah salah satu prajurit TNI Angkatan Darat yang berasal dari Satuan Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista Kodam IV/Diponegoro. 

Pratu Romi tertembak ketika kendaraan yang membawa Satgas Pamtas Mobile RI-Papua Nugini melintas di Jembatan Kayu 2, Kampung Yapimakot, Pegunungan Bintang, Papua diserang oleh kelompok separatis OPM pada pertengahan Mei lalu.

Tidak hanya Pratu Romi saja yang menjadi korban. Tiga personel prajurit TNI Angkatan Darat lainnya juga turut menjadi korban serbuan kelompok teroris OPM itu. Tiga prajurit TNI Angkatan Darat lainnya yang menjadi korban penembakan adalah, Prada Dian Herdiana, Serda Kris, dan Pratu Kuku. Keempat prajurit TNI Angkatan Darat itu terkena luka tembak di bagian kaki.(koran-jakarta.com)