Laporan Baru Ungkap Sisi Lain Bill Gates: Suka Pesta, Hubungan Seks Karyawan, dan Meneriaki Staf

Infomenia.net -  Sejak Bill Gates dan Melinda French mengumumkan perceraiannya pada Mei 2021 lalu, citra negatif atau sisi lain dari pendiri...


Infomenia.net - 
Sejak Bill Gates dan Melinda French mengumumkan perceraiannya pada Mei 2021 lalu, citra negatif atau sisi lain dari pendiri Microsoft itu semakin banyak diungkapkan.

Menurut laporan Business Insider, citra Bill Gates yang "bersih-bersih" hanyalah hasil dari "Good PR" atau reputasi yang bagus, kata orang-orang yang mengaku akrab dengan pendiri Microsoft itu.

Menurut laporan itu, Bill Gates menyukai pesta, terlibat dalam hubungan seksual dengan karyawan, dan meneriaki staf, seperti dikutip dari Sputnik News, Rabu, 30 Juni 2021.

Selain itu pula, Gates dilaporkan melakukan "banyak kunjungan" ke rumah mendiang pelaku seks dan pemodal Jeffrey Epstein. 

Setelah Bill dan Melinda Gates mengumumkan perceraian mereka, laporan terus membayangi reputasi Bill yang selama ini bersih. 

Bahkan baru-baru ini, seorang wanita karyawan Microsoft menceritakan Bil Gates mengajak dia berkencan, dan "detail tentang kunjungannya ke klub tari telanjang selama bertahun-tahun.

"Orang seperti Bill Gates berpikir bahwa aturan perilaku yang biasa tidak berlaku untuknya," kata Maria Klawe, mantan anggota dewan Microsoft.

Bill Gates disebut 'Pengganggu Kantor'

Mantan eksekutif Microsoft menyebutkan muncul tuduhan bahwa Gates akan "meneriaki" semua orang di kantor. Selain itu, ada empat wanita di Microsoft juga menyatakan Gates "kurang ajar dan pemarah". 

"Melakukan pertemuan dengan Bill hanyalah kesempatan untuk dimarahi, jadi saya mencoba menghindarinya," kata mantan eksekutif Microsoft yang tidak disebutkan namanya.

Menurut orang yang tidak disebutkan namanya mengatakan slogan Bill Gates sebagai CEO Microsoft adalah "Itu ide sialan paling bodoh yang pernah didengar". 

Juru bicara Bill Gates bantah tuduhan

Juru bicara Bill Gates membantah tuduhan tersebut karena banyak kebohongan telah beredar di sekitar pendiri Microsoft setelah berita perceraian muncul pada bulan Mei. 

"Sangat mengecewakan bahwa ada begitu banyak kebohongan yang dipublikasikan tentang penyebab, keadaan, dan garis waktu perceraian Bill Gates," kata juru bicara itu. 

"Rumor dan spekulasi seputar Gates menjadi semakin tidak masuk akal dan sangat disayangkan bahwa orang-orang yang memiliki sedikit atau tidak memiliki pengetahuan dicirikan sebagai 'sumber'," katanya.

Juru bicara itu juga membantah bahwa Bill Gates menganiaya karyawan atau terlibat dalam bisnis atau urusan pribadi dengan Jeffrey Epstein.(pikiran-rakyat.com)