KJRI Jeddah Jelaskan Polemik 11 Negara Boleh Masuk Saudi: Bukan untuk Kepentingan Haji

Infomenia.net -  Masyarakat sempat dibuat bingung dengan pembatalan haji yang dilakukan pemerintah. Padahal ada 11 negara yang diperbolehkan...


Infomenia.net - 
Masyarakat sempat dibuat bingung dengan pembatalan haji yang dilakukan pemerintah. Padahal ada 11 negara yang diperbolehkan masuk ke Arab Saudi. 

Konsul Jenderal RI (KJRI) Jeddah, Eko Hartono menjelaskan kronologi awal mengapa 11 negara tersebut masih dibolehkan untuk keluar masuk Arab saudi di tengah Pandemi Covid-19. 

"Kalau saya menyambung pada awal Februari, Saudi memutuskan ada 20 negara yang sementara waktu tidak boleh masuk ke Saudi, negara ya bukan warga negara, termasuk Indonesia. Jadi siapaun di negara itu tak boleh masuk Saudi secara langsung," jelasnya dalam Sepecial Dialogue Okezone. 

Namun, lanjut Eko, dalam perkembangannya, pada 30 Mei, Saudi memutuskan 11 negara boleh masuk negara itu. Namun, 9 negara lainnya termasuk Indonesia justru belum diperbolehkan. 

"Lalu ini berkembang di masyarakat, wah ini garagara kita gak bener nih penanganann covidnya, please dari 11 negara yang boleh masuk itu, hampir semuanya tidak merupakan pengirim jamaah haji atau umroh," ungkapnya. 

"Kebanayakan negara Eropa, Amerika, hanya satu Uni Emirat Arab (UEA), yang boleh masuk, yang lain kayak Amerika, Jerman, Jepang, Swis, Portugal itu semua negara yang kecil sekali mengirim jamaah," jelasnya lagi. 

Sebelumnya, Pemerintah lewat Kementerian Agama (Kemenag) resmi membatalkan keberangkatan jamaah Haji 1442 H/2021 M. Keputusan itu melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021. 

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, alasan dibatalkannya keberangkatan jamaah haji adalah karena pandemi Covid-19 yang masih melanda. Terlebih lagi saat ini terdapat varian baru Covid-19 yang bisa membahayakan jamaah haji. (okezone.com)