Kakaknya Disebut Sepemikiran dengan Aa Gym, Ghaza Ingatkan Jangan Salah Pilih Panutan: Saya Tidak sok Cuci

Infomenia.net -  Isu keretakan rumah tangga Aa Gym bersama Teh Ninih jadi sorotan.  Terlebih ketika sang anak lelaki Aa Gym, Muhammad Ghaza ...


Infomenia.net - 
Isu keretakan rumah tangga Aa Gym bersama Teh Ninih jadi sorotan. 

Terlebih ketika sang anak lelaki Aa Gym, Muhammad Ghaza Al Ghazali alias Ghaza "membongkat" dapur ayahnya itu. 

Setelah dituding membuka aib Aa Gym, Ghaza kembali bersuara. 

Kali ini Ghaza menyebut jika kakak perempuannya, Ghaida Tsurayya sama pemikirannya seperti sang ayah. 

Putra Aa Gym Ghaza Sebut Sang Kakak Ghaida Bentak Teh Ninih Usai Viral Curhatan Soal Sikap Aa Gym 

Ghaza mengatakan, gara-gara ulahnya "membongkar" aib orangtuanya, sang kakak berani membentak ibunya. 

"Apakah Anda mengenal kakak saya yang bernama Teh Ghaida Tsurayya?," tulis Ghaza dikutip pikiran-rakuat.com dari Facebook-nya pada 13 Juni 2021. 

Jika mengikutinya, maka netizen harus mempertimbangkan kembali. 

Tulis Ghaza di media sosial Facebook, Ghaida Tsurayya adalah kakaknya yang paling sepemikiran dengan Aa Gym. 

"Karena, kakak saya yang satu ini adalah saudari saya yang paling sepemahaman dengan ayah saya," tulis Ghaza. 

Masih ingat di benak Ghaza, jika sang kakak pernah mengatakan ibunya, Teh Ninih, munafik. 

"Saya teringat, ketika pertama kali ibu saya dicerai dengan lugasnya kakak saya mengatakan, 'Mamah itu munafik'," tulis Ghaza. 

"Namun kakak saya? Masih sama dengan saya sampai saat ini. Semoga Anda dapat memilih panutan yang tepat, saran saya jangan jadikan orang seperti saya sebagai panutan Anda," tutup putra Aa Gym itu. 

Pernyataan menohok itu dikatakan di depan K.H Miftah Faridl, yang merupakan dai senior. 

Kejadian tersebut bertempat di lantai dasar Masjid Daarut Tauhiid. 

"Saya tidak sok suci. Ketika itu saya masih sepemikiran dengan ayah saya. Namun, saat ini saya memilih hijrah dan membuka suara," tulis Ghaza. 

Usai membongkar semua aib keluarga, Ghaza mengatakan dirinya tidak mau menjadi orang yang sok suci. 

"Saya tidak sok suci, ketika itu saya masih sepemikiran dengan ayah saya, namun saat ini saya memilih untuk hijrah dan membuka suara," kata Ghaza.(pikiran-rakyat.com)