Guru Pondok Pesantren di Tulang Bawang Barat Cabuli Santrinya Puluhan Kali

Infomenia.net -   Aksi bejat dilakukan guru ngaji pondok melecehkan santri Pondok Pesantren Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Bara...


Infomenia.net -
 
Aksi bejat dilakukan guru ngaji pondok melecehkan santri Pondok Pesantren Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Tersangka berinisial MFA (27) yang berasal dari Pondok Pesantren yang sama dengan sang korban. Diketahui korban berusia 15 tahun.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman melalui Kasat Reskrim Tulang Bawang Barat IPTU Andre Try Putra mengatakan penangkapan dilakukan pada Selasa, (1/6).

"Pelaku merupakan warga Kelurahan Daya Murni Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat," katanya, Kamis (3/6).

Adapun saksi-saksi yang mengetahui kejadian, inisial AHUM dan AH warga Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Andre menjelaskan kejadian pencabulan anak di bawah umur itu, pada Jum’at (7/5) pukul 16.30 WIB di Kantin Pondok Pesantren di Kecamatan Tumijajar.
Tempat Kejadian Pencabulan

Berdasarkan informasi, kejadian terjadi dari 2019-2021 sampai lebih dari 30 kali. Kasat Reskrim mengatakan beberapa tempat yang digunakan pelaku melakukan aksi pencabulan tersebut.
  1. Dapur Pondok Pesantren pada tahun 2019 sebanyak 2 kali,

  2. Koperasi Pondok Pesantren yang saat ini menjadi Asrama Putri pada tahun 2019 sebanyak 5 kali,

  3. Kamar mandi asrama putri Pondok Pesantren sebanyak 10 Kali,
  4. Aula pesantren sebanyak 12 kali,

  5. Kantin Pondok Pesantres tahun 2019 dan tahun 2021 sebanyak 4 kali,
  6. Kamar MFA pada tahun 2020 sebanyak 2 kali,

  7. Kamar mandi rumah Pak Kiyai (alm) tahun 2020 sebanyak 3 kali,
Terkait penangkapan, Kasat Reskrim Tulang Bawang Barat mengatakan setelah mendapatkan laporan dari pihak korban ia langsung memberikan tindakan.

"Kami mendapat informasi keberadaan pelaku pencabulan anak di bawah umur, pelaku MFA yang berada di Pondok Pesantren di Kecamatan Tumijajar tersebut," katanya.

Andre melanjutkan, setelah mendapatkan informasi tersebut Team Opsnal Tekab 308 Polres Tubaba langsung mengamankan pelaku MFA, kemudian dibawa ke Polres Tulang Bawang Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Akibat tindak pidananya, pelaku melanggar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Jo Pasal 76E Undang-Undang No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No. 1 tahun 2016 perubahan kedua atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.(kumparan.com)