Curhatan Mantan Penulis Skenario Beberkan Bobroknya Pembuatan Sinetron TV, Semua yang Penting Cuan

Infomenia.net -  Dibalik populernya sinetron ada kerja keras seorang penulis.  Penulis skenario sinetron yang membuat alur cerita menarik ma...


Infomenia.net - 
Dibalik populernya sinetron ada kerja keras seorang penulis. 

Penulis skenario sinetron yang membuat alur cerita menarik mampu membuat penonton hanyut kedalamnya. 

Namun siapa sangka dibalik itu semua ternyata para penulis juga memilih keluh kesah. 

Salah satunya yakni pengakuan dari seorang mantan penulis dilansir dari instagram dunia_tv 

Mantan penulis sinetron tersebut bercerita jika dulu punya cita-cita menjadi cerita sinetron yang bagus,Sabtu(5/6/21). 

"Aku dulu punya cita-cita mau bikin cerita yang bagus, sinetron keren yg kayak friends gitu, deh atau how i met your mothher,"tulisnya. 

Mimpi tersebut menjadi hancur ketika dijalani tengah jalan. 

Hal ini karena ia pernah menulis saat pagi, syuting dilakukan siang dan tayang pada malam hari. 

"Apa itu sinematografi bagus, gak ada waktu, apa itu kualitas cerita, apa itu teratment cakep, dah la yg penting tayang, sedih, iya banget,"jelasnya. 

"Jadi ya dulu kepala penulis pitching cerita ke ph, bos gede oke, maka sinopsis global garis besar diceritakan,"tulisnya. 

Ada pemikiran jika cerita awal yang sudah dibuat pemeran sudah ditentukan. 

Sehingga pemeran sudah diketahui dari awal untuk syuting. 

"Langsung oke, enggak pasti ada revisi entah request produser, sutradara dan pemain,"terangnya. 

Mantan penulis sinetron tersebut bilang jika pernah ada revisi karena pemain tidak mau adegan tertentu. 

Alasanya diervisi karen pemain malas syuting dengan hal tersebut.

Jika tidak dituruti pemain sinetron tidak akan syuting. 

"Mindet bikin sinetron itu apa, duit, profit, dari mana uangnya dari iklan,"jelasnya. 

"Itulah sebabnya sinetron tayang tiap hari dengan episode sampai ratusan,"tulisnya. 

Semakin tinggi rating sinetron semakin deras iklan yang masuk. 

Pendapatan besar maka episode akan diperbanyak bahkan kalau perlu tidak usah tamat. 

"Aku inget banget pernah dimaki gara-gara bikin cerita yang kebagusan,"tulisnya. 

Lalu sang bos memerahainya karena segmen ibu rumah tangga tidak mengerti jika ceritanya bagus. 

Yang terpenting bagi sang bos adalah rating yang tinggi. 

Sehingga orientasi untuk pembuatannya bukan lagi cerita yang bagus tetapi uang. 

Semau atas nama rating walaupun kualitas gambar seperti Vincenzo ataupun Move To heaven jika rating jelek tidak berguna.

DUlu ketiga sinetron tayang seminggu sekali ada sinetron dengan kualitas yang bagus. 

Jika tayangannya setiap hari para penulis pasti begadang karena di lokasi syuting dari pagi ketemu pagi. 

Sampai artis pun tidak punya waktu untuk membaca dengan pemain lain. 

Saat awal bergabung mantan penulis sinetron pernah buat karakternya, cara berbicara dan detail lainnya. 

Begitu cerita dirombak karena rating turun pemain telat datang syuting dan kendala lainnya. 

Tidak ada lagi dialog yang bagus yang terpneting zoom in zoom out dramatsiasi adegan yang selesai 15 detik sampai 3menit. 

Kalaupun menjadi penulis skenario sinetron yang punya idealis sekalipun tidak berguna kalau sistemnya setiap hari. 

Ini tentang bagaimana skrip bisa selesai dengan cepat, rating tinggi, iklan banyak dan mendapatkan jatah istirahat yang lebih cepat. 

Ada suatu kasus dimana pemain sinetron yang pernah meminta sutradara untuk diganti. 

Jam 10 pagi datang sore hari dengan muka kusam sehabis ke klub malam hal tersebut sudah biasa.

Sudah buat skenario 10 episode harus dirombak semuanya karena rating turun. 

Setiap rapat dimaki sambil dilempar stapler karena berani membantah hal biasa. 

Pernah juga ada skenario yang dimana dengan beberapa pemain saja karena ada beberapa yang tidak datang. 

kejadian ini tidak jarang terjadi sehingga penulis berjibaku dengan revisi skenario walau merusak plot cerita. 

Tak heran jika sinetronnya memiliki cerita yang melebar kemana-mana. 

Kenapa sinetron kualitas buruk tetap tayang karena masih banyak yang menonton. 

Dan rating sinetonnya masih tinggi untuk ditonton. 

Kalau ingin meneghentikan tayangan sinetron tidak mudah. 

Karena sebuah sinetron banyak pihak yang terlibat ratusan kru yang butuh banyak uang untuk keluarga. 

Belum lagi iklan yang sudah membayar dan harus ditayangkan. 

Penulis itu sendiri dibayar jika level rendah dibayar 1 sampai 1,5 juta per episode. 

Satu bulan 30 episode bisakah kaya ternyata tidak. 

Satu Judul sinetron ditulis dengan banyak orang. 

Setiap episode dibuat standarnya 40 sampai 50 halaman skenario. 

Untuk bayaran pemain bervariatif jika artis kelas A bisa dibayar 80 juta rupiah satu episode. 

Sang penulis takjub dengan bayaran tersebut tetapi kelakuan artis yang membuat hati kesal. 

DUlu diakui satu bulan mantan penulis bisa mendapatkan 10-20 juta perbulan. 

Karena mental tidak stabil tidak punya waktu untuk istirahat. 

Tidur hanya 3-4 jam bahkan ke mall pun tetap membawa laptod dan direvisi juga. 

Pernah dijanjikan untuk liburan tetapi akhirnya disuruh revisi lagi. 

Hati pun menjadi tertekan dan kemampuan menulis tidak meningkat. 

Akhirnya ia resign dari pekerjaan tersebut yang menghasilkan banyak uang. 

Ada seorang artis yang sikapnya mengkesalkan hati lalu tersinggung. 

Adiknya artis melabraknya karena tersinggung akhirnya ia disidang bos dan tidak usah memberikan alasan. 

Sang bos pun tertawa dengan kelakuan artis besar begitu adanya. 

Curahan hati mantan penulis sinetron pun dikomentari oleh publik di Instagram dunia tv. 

"Yang bagus itu kaya preman pensiun... Tayang per season paling cuma 30-40 episode doank,"tulis firamnsyahdedy. 

"Ini penulis film promise kah? Soalnya ada dimas, amanda sama boy untuk sinetron keknya SinemArt deh soalnya ada tian sama ica,"tulis Me numan. 

"wah gila sih. bos nya aja udah merendahkan penonton aje. penikmat sinetron yg nonton hanya ibu2 dan babu2... ini ph mana yaaa,"tulis b_tono17.(tribunnews.com)