Babak Akhir Jaksa Pinangki, Terlibat Suap dan Pencucian Uang Hanya Dihukum 4 Tahun, Hakim: Punya Balita

Infomenia.net -  Jaksa Pinangki Sirna Malasari mendapatkan hukuman penjara 4 tahun. Hal ini diputuskan oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakar...


Infomenia.net - 
Jaksa Pinangki Sirna Malasari mendapatkan hukuman penjara 4 tahun.

Hal ini diputuskan oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang memotong hukuman penjara 10 tahun menjadi 4 tahun.
 
Adapun alasan pemotongan ini dikarenakan Pinangki adalah seorang wanita yang harus dilindungi.
 
Selain itu, Pinangki juga diketahui memiliki seorang anak balita berusia 4 tahun.  

Menurut penuturan Hakim, Pinangki diberikan kesempatan untuk mengasuh anaknya sehingga hukuman penjara dikurangi.
 
"Bahwa terdakwa adalah seorang Ibu dari anak yang masih balita (berusia empat tahun) layak diberi kesempatan untuk mengasuh dan memberi kasih sayang kepada anaknya dalam masa pertumbuhan," kata Hakim, seperti yang dikutip Zonajakarta.com dari Antara.
 
Sebelumnya, JPU Kejaksaan Agung menuntut Pinangki dengan tuntutan 4 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.
 
Namun kemudian, Majelis Hakim Tipikor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 10 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan pada 8 Februari 2021.

Adapun kasus ini membuktikan Pinangki yang melakukan tiga perbuatan tindak pidana.
 
Pinangku menerima uang suap sebesar 500 ribu dolar AS dari terpidana kasus "cessie" Bank Bali Djoko Tjandra. Dalam hal ini, Djoko Tjandra ingin kembali ke Indonesia tanpa harus dipidana dua tahun penjara.
 
Pinangki melakukan pencucian uang senilai 375.279 dolar AS atau jika dirupiahkan adalah Rp5.253.905.036.
 
Dengan uang tersebut, Pinangki membeli mobil BMW X5 warna biru, sewa apartemen di Amerika Serikat, perawatan dokter kecantikan di AS, dokter "home care", sewa apartemen, hingga pembayaran kartu kredit.
 
Sementara pidana yang ketiga adalah pemufakatan jahat tentang menjanjikan uang 10 juta dolar AS untuk pejabat tinggi Kejaksaan Agung dan MA agar eksekusi Djoko Tjandra digagalkan yang tertuang di "action plan".
 
Pinangki melakukan hal ini bersama Andi Irfan Jaya, Anita Kolopaking, dan Djoko Tjandra.(pikiran-rakyat.com)