5 Fakta Mengejutkan Pengakuan Britney Spears, Dipaksa Pakai Kontrasepsi hingga Obat-obatan

Infomenia.net -  Warga dunia tengah ramai memberi dukungan kepada artis Holywood, Britney Spears lantaran pengakuan mengejutkannya soal keka...


Infomenia.net - 
Warga dunia tengah ramai memberi dukungan kepada artis Holywood, Britney Spears lantaran pengakuan mengejutkannya soal kekangan sang ayah. 

Pada Rabu (23/6/2021) lalu, perempuan 39 tahun itu menjalani persidangan untuk menuntut berakhirnya masa konservatori (conservatorship) yang menjeratnya selama 13 tahun. 

Hal itu bermula saat Britney harus bolak-balik masuk panti rehabilitasi dan akhirnya terbentuklah konservatori atau perwalian hukum. 

Bukan lebih baik, dia justru mengaku semakin tidak baik-baik saja dengan adanya konservatori tersebut. 

Berikut lima fakta mengejutkan tentang pengakuan Britney Spears dalam persidangan. 

1. Dipaksa memakai alat kontrasepsi 

Dalam masa konservatorinya selama 13 tahun, Britney mengaku tidak diperbolehkan menikah dan memiliki anak. 

Padahal dirinya sangat ingin menjadi ibu dan merawat bayi. 

"Saya memiliki (alat kontrasepsi IUD) di dalam diri saya sekarang, jadi saya tidak hamil. Saya ingin mengeluarkan (IUD) sehingga saya bisa mulai mencoba untuk memiliki bayi," ujarnya. 

2. Dipaksa mengonsumsi Lithium terus menerus 

Britney mengaku kesehatannya terancam karena dipaksa meminum lithium sejak awal 2019. 

Lithium merupakan obat yang biasa diberikan untuk mereka yang memiliki penyakit mental seperti bipolar, depresi kronis dan skizofrenia. 

“Itu obat keras. Kamu bisa jadi cacat mental kalau mengkonsumsinya lebih dari lima bulan,” bebernya. 

3. Mengaku bekerja bak perdagangan seks 

Pengakuan Britney Spears berikutnya yakni dia merasa dipaksa kerja secara terus menerus, tujuh hari seminggu oleh ayahnya tanpa henti bak perdagangan seks. 

"Saya tidak ingin menjadi budak bagi orang lain. Saya tidak ingin bekerja untuk orang yang saya bayar. Menurut saya, ini sama saja seperti sebuah perdagangan seks," ungkapnya. 

Saat menjalani pertunjukkan di atas panggung, Britney Spears harus meminum obat lithium yang menurutnya bahaya jika dikonsumsi terlalu banyak. 

4. Sangat abusive 

Dikekang selama 13 tahun, pelantun Baby One More Time itu merasa marah dan kecewa terhadap keluarganya.  

"Aku ingin menuntut keluargaku. Mereka seharusnya masuk penjara. Aku hanya menginginkan hidupku kembali," menurut pengakuannya. 

Dia merasa konservatori yang selama ini dijalani sangat abusive dan membuatnya tidak bisa menikmati hidup. 

5. Merasa kesepian 

Di tengah apa yang ia alami saat ini, Britney sering merasa kesepian dan menjalani semua seorang diri. 

Dirinya bahkan enggan memutus telepon dari Hakin Brenda Penny, lantaran ketika telepon terputus, Britney akan kembali merasa tertekan. 

Demikian lima pengakuan Britney Spears di persidangan. 

Hingga saat ini, dukungan terhadapnya masih mengalir lewat tagar #FreeBritney. (kompas.tv)