15 Tahun Tersiksa oleh Aa Gym, Ini Curahan Hati Teh Ninih: Setiap Orang Memiliki Masa Lalu

Infomenia.net -  Prahara rumah tangga KH. Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym dengan Ninih Muthmainnah alias Teh Ninih kembali mencuat ke publi...


Infomenia.net - 
Prahara rumah tangga KH. Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym dengan Ninih Muthmainnah alias Teh Ninih kembali mencuat ke publik.  

Aa Gym dikabarkan kembali menggugat cerai Teh Ninih di Pengadilan Agama Bandung, Kamis 10 Juni 2021. 

Sebelumnya, Aa Gym pernah mencabut gugatan cerainya kepada Teh Ninih. Waktu itu, Aa Gym menguasakan kepada pengacara karena sesnag berada di Turki pada bulan Ramadhan. 

Namun, keburukan demi keburukan rumah tangga yang dijalani Aa Gym satu persatu mencuat ke publik. 

Anaknya, Muhammad Ghaza Al Ghazali membongkar sikap Aa Gym terhadap Teh Ninih. 

Aa Gym tak menghendaki Teh Ninih datang ke pernikahan anaknya sendiri. Dari situlah, Ghaza marah dan meluapkan kekesalan kepada ayahnya Aa Gym di Facebook. 

Ghaza menuliskan bahwa selama 15 tahun ibundanya tersakiti. Menurut dia, Teh Ninih telah "digantung" dalam status pernikahan yang tak pasti oleh Aa Gym. 

Pasalnya, Aa Gym mencabut gugatan cerai kepada teh Ninih, tapi tak memberikan sebuah kepastian dalam pernikahannya. 

Bahkan, Ghaza sempat menyentil soal adanya permainan di pengadilan yang berkaitan dengan pencabutan gugatan cerai Aa Gym terhadap Teh Ninih pada April lalu. 

"Nampaknya kemarin ada sedikit permainan di pengadilan. Begitulah manusia. Barangkali waktu 15 tahun belum cukup untuk menyiksamu, mungkin beliau masih perlu waktu untuk merasa puas," tulis Ghaza. 

Belakangan, Ghaza pun meminta maaf karena unggahannya menambah kekisruhan di rumah tangga orangtuanya. Dia pun menghapus unggahannya. 

Sementara itu, Teh Ninih menunjukkan sikap tenang di media sosial. Dalam unggahan Instagramnya pada 8 Juni 2021, Teh Ninih mengungkapkan bahwa setiap orang memiliki masa lalu yang buruk. 

"Jika masa lalu kita penuh keburukan," tulis Teh Ninih. 

"Setiap orang memiliki masa lalu. Ada yang masa lalunya buruk. Ada pula yang baik. Namun, apapun masa lalunya, hal terpenting adalah bagaimana keadaan kita sekarang: apakah masih buruk atau tetap baik," tulis Teh Ninih di bagian keterangannya.(pikiran-rakyat.com)