Tiga Hari Sejak Perawat Cantik Ini Dibakar, Suami Ternyata Menghilang Tak Bisa Dihubungi, Kemana?

Infomenia.net -  Sudah tiga hari Eva Sofiana Wijayanti, perawat muda dirawat di Rumah Sakit Hasta Husada, Kepanjen.  Eva menderita luka baka...


Infomenia.net - 
Sudah tiga hari Eva Sofiana Wijayanti, perawat muda dirawat di Rumah Sakit Hasta Husada, Kepanjen. 

Eva menderita luka bakar sebanyak 60 persen di tubuhnya. 

Ibu dua anak ini menjadi korban pembakaran oleh pria misterius, saat bertugas di klinik. 

Namun meski tengah melewati masa-masa kritis, namun ternyata Eva tak ditemani oleh sang suami. 

Bahkan suami Eva saat ini tak bisa dihubungi.

Lantas kemana keberadaan sang suami ? 

Keberadaan suami Eva Sofiana Wijayanti, perawat yang dibakar di Kalipare Malang hingga kini masih misterius. 

Pihak keluarga menyebut saat ini suami Eva Sofiana Wijayanti berada di rumah sakit setelah peristiwa perawat dibakar di Kalipare Malang. 

Tapi di sisi lain pihak keluarga juga mengakui suami Eva Sofiana Wijayanti belum bisa dan sulit dihubungi hingga kini. 

Didik Porwidiantoro selaku kakak ipar Eva Sofiana Wijayanti memaparkan hubungan adiknya dengan korban. 

Didik menyebut suami korban bernama Adin. 

Sebagai kakak kandung Adin, Didik jarang berkomunikasi secara intens dengan anggota keluarganya. 

"Saya jarang komunikasi dengan suaminya Eva. Sampai sekarang WA gak dibales dan telepon gak diangkat," beber pria berusia 50 tahun itu pada SURYAMALANG.COM, Rabu (5/5/2021). 

Ketika mendengar Eva tersiram bensin dan dibakar orang tak dikenal, Didik sontak terkejut mendengar kabar itu. 

Didik hanya menerima informasi jika Eva tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit saat ini ditemani oleh suaminya.

Didik merasa mahligai rumah tangga yang dibangun keduanya ( Eva Sofiana Wijayanti dan Adin) tak pernah dirundung masalah alias harmonis. 

"Bahkan sering ngabuburit setiap sore. Pihak keluarga gak tau ada masalah," ucap pria yang mengaku sebagai petani itu. 

Sepengetahuan Didik, Eva dan Adin merupakan pasangan suami istri yang seumuran. 

Ia mengingat jika keduanya lahir pada tahun 1988. 

Eva dan Adin berumah tangga 10 tahun . 

Terkait profesi suami Eva, Didik menjelaskan Adin sering mengikuti lomba burung berkicau dan kerap menorehkan prestasi. 

Didik menjelaskan Eva dan suaminya bernama Adin tinggal di sebuah rumah yang belokasi di Dusun Ngembul, Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. 

Rumah itu juga ditinggali bapak kandung Adin. 

Sosok Eva Sofiana Wijayanti dikenal keluarga sebagai ibu yang sangat dekat dengan anak-anaknya, demikian juga suaminya. 

"Eva dan suami sangat dekat anak. Hampir setiap hari dibelikan makanan siap saji anaknya itu sama Eva," ujar Didik Porwidiantoro ketika ditemui di kediaman Eva dan suaminya pada Rabu (5/5/2021). 

Dirawat di ICU 

Kondisi Eva Sofiana Wijayanti kini berada di ruang ICU Rumah Sakit Hasta Husada, Kepanjen. 

Sementara, ciri-ciri pelaku yang membakar Eva Sofiana telah dikantongi polisi dari keterangan saksi. 

Satpam RS Hasta Husada bernama Chandra B menerangkan Eva tengah dirawat di Intensive Care Unit atau ICU. 

"Beliau ditempatkan atau dirawat di ICU," ucap Chandra kepada SURYAMALANG.COM Rabu, (5/5/2021). 

Chandra menegaskan awak media tidak diperkenankan memasuki ruang ICU untuk menilik keadaan Eva Sofiana. 

Satpam juga melarang media mengambil gambar di sekitar maupun dalam lokasi rumah sakit. 

"Mohon maaf tidak diperkenankan," ungkapnya ketika ditemui. 

Menimbang kondisi korban saat ini, membuat polisi masih belum bisa menggali keterangan dari Eva Sofiana. 

Kini, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar tengah menunggu kondisi korban membaik.

"Kami belum bertanya kepada korban secara detail, karena luka bakar 60 persen. Kalau dalam 2-3 hari ini keadaan korban sudah lebih baik akan kita lakukan interogasi," tutup Hendri. 

Ciri-ciri pelaku 

Sosok pria pelaku yang menyiram bensin dan membakar perawat Eva Sofiana Wijayanti di Kalipare Malang telah diketahui polisi. 

Sosok pria yang menyerang Eva Sofiana Wijayanti terungkap dari keterangan saksi yang melihat langsung kejadian di Klinik Bunga Husada Kalipare. 

Ada 4 saksi yang sempat melihat pelaku dan telah memberi keterangan pada petugas Polres Malang. 

"4 saksi di antaranya saksi yang menemukan korban 2 orang, saksi yang ada di luar area kejadian, begitupun saksi korban juga kita lakukan pemeriksaan," ujar Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar ketika dikonfirmasi, Rabu (05/5/2021). 

Kapolres mengungkapkan, ciri-ciri pelaku telah dikantongi polisi. 

"Ciri-cirinya adalah (pakai) beat merah (Honda Beat), orangnya kurus, sepatu kets putih, jaket biru," kata Hendri. 

Sementara itu, di klinik tempat korban bekerja, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang terpantau tidak memiliki CCTV. 

Alhasil, petunjuk-petunjuk digali polisi didapat dari kamera CCTV yang berada di jalan menuju klinik yang melayani perawatan kecantikan tersebut. 

"Kita juga sudah mengecek beberapa CCTV yang ada di TKP, sudah terlihat kendaraan apa yang digunakan pelaku. Tapi kami belum jelas melihat plat kendaraan, tapi insyaallah 1 sampai 2 hari ini akan kita ungkap," ucap Kapolres kelahiran Solok Sumatera Barat itu. (tribunnews.com)