Tak Terselamatkan! 21 Pelari Mati Beku dalam Pergelaran Ultramarathon Ganzu di China, 4 di antaranya Pelari Terkenal

Infomenia.net -  Awan duka menyelimuti China. Sebanyak 21 atlet Negeri Tirai Bambu itu tewas. Kejadian nahas itu terjadi Minggu (23/5/2021) ...


Infomenia.net - 
Awan duka menyelimuti China. Sebanyak 21 atlet Negeri Tirai Bambu itu tewas.

Kejadian nahas itu terjadi Minggu (23/5/2021) saat gelaran Ultramarathon Ganzu di Yellow River Stone Forest Park di Kota Baiyin, Provinsi Gansu, China.

Dilansir dari Theepochtime.com, korban tewas dalam lomba itu termasuk juara maraton China.

Kematian 21 atlet di antaranya empat pelari terkenal China. Terjadi akibat cuaca ekstrim saat pergelaran berlangsung, serta kurangnya antisipasi dari pihak panitia penyelenggara ultramarathon China.

Berikut nama-nama pelari terkenal yang tewas di ultramarathon Ganzu. Liang Jing, 31, pemegang rekor ultramarathon China, Huang Guanjum, 34, pemenang maraton putra untuk pelari tunarungu di National Paralymic Games China 2019, dan pelari ultramarathon terkenal Huang Yinbin dan Cao Pengfei.

“Semua pelari ultramaraton elit meninggal,” tulis seorang netizen Tiongkok di Weibo pada Minggu, kemarin.

“21 orang ini mati beku!” Tulis media Tiongkok The Economic Observer dalam sebuah komentar dan meminta rezim Tiongkok untuk merefleksikan tragedi tersebut.

“Jika penyelengara dapat mendirikan tenda medis setiap lima kilometer, bencana dapat dihindari secara luas.”

Salah satu pengakuan atlet yang berhasil selamat mengatakan.

“Sepuluh jari saya kehilangan sensasi. Saya memasukan jari saya ke dalam mulut, tapi lidah saya juga dingin. Saya sedih karena tidak dapat membantu orang lain karena saya sendiri hampir membeku,” jelas Gao.

Perlombaan sempat dibatalkan pada jam 2 siang. Tapi sudah terlambat. Pada sore hari 23 Mei waktu setempat, Pemerintah Kota Baiyin mengumumkan bahwa 21 atlet telah meninggal dunia, delapan lainya cedera dan dirawat di rumah sakit, serta lainnya diselamatkan.(manapost.id)