Penyebab, Gejala, dan Stadium Limfoma Hodgkin, Kanker Mematikan yang Menyerang Suami Tasya Kamila

Infomenia.net -  Tasya Kamila mengejutkan publik setelah mengabarkan jika sang suami, Ramdi Bachtiar divonis kanker Limfoma Hodgkin stadium ...


Infomenia.net - 
Tasya Kamila mengejutkan publik setelah mengabarkan jika sang suami, Ramdi Bachtiar divonis kanker Limfoma Hodgkin stadium 2. 

Tasya Kamila mengatakan jika vonis tersebut sudah diketahui beberapa bulan sebelumnya dan sang suami juga sudah menjalani rangkaian operasi, kemoterapi, dan sekarang menjalani radioterapi. 

Lalu apa itu kanker Limfoma Hodgkin? Dikutip dari beberapa sumber berikut penjelasan mengenai salah satu kanker yang mematikan namun paling dapat disembuhkan. 

Menurut Wikipedia, Limfoma Hodgkin atau dikenal sebagai penyakit Hodgkin adalah tipe limfoma yang pertama kali dideskripsikan oleh Thomas Hodgkin pada 1832.  

Dikutip dari laman Healthline, penyakit ini adalah jenis limfoma yaitu kanker darah yang dimulai di sistem limfatik. Sistem limfatik adalah sistem yang membantu sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi dan membuang limbah.        

Pada penderita kanker ini, sel darah putih tumbuh secara tidak normal dan menyebar ke luar sistem limfatik dan menyebabkan tubuh semakin sulit melawan infeksi. 

Penyebab utama kanker ini belum diketahui, namun penyakit ini dikaitkan dengan mutasi atau perubahan DNA serta virus Epstein-Barr (EBV). 

Penyakit ini dapat menyerang semua usia namun paling sering terjadi pada orang yang berusia antara 15 - 40 tahun dan di atas 55 tahun. 

Gejala paling umum yang terjadi adalah pembengkakan kelenjar getah bening yang menyebabkan adanya benjolan di bawah kulit, seperti di sisi leher, ketiak atau pangkal paha. 

Kanker ini dapat berkembang hingga mencapai stadium 4, berikut penjelasannya: 

1. Stadium 1 (stadium awal) berarti kanker ditemukan di satu wilayah kelenjar getah bening, atau kanker hanya ditemukan di satu area dari satu organ. 

2. Stadium 2 (penyakit lanjutan lokal) berarti bahwa kanker ditemukan di dua daerah kelenjar getah bening di satu sisi diafragma, yaitu otot di bawah paru-paru Anda, atau kanker ditemukan di satu daerah kelenjar getah bening serta di organ terdekat. 

3. Stadium 3 (penyakit lanjut) berarti kanker ditemukan di daerah kelenjar getah bening di atas dan di bawah diafragma Anda atau kanker ditemukan di satu daerah kelenjar getah bening dan di satu organ di sisi berlawanan dari diafragma Anda.        

4. Stadium 4 (penyakit meluas) berarti kanker ditemukan di luar kelenjar getah bening dan telah menyebar luas ke bagian lain tubuh Anda, seperti sumsum tulang, hati, atau paru-paru.(ringtimesbali.pikiran-rakyat.com)