Ini Pengakuan Pria yang Todongkan Pistol ke Kurir Saat COD, Menyesal dan Memohon Ampun Kemudian

Infomenia.net -  Pria 40 tahun berinsial G yang menodongkan pistol airsoft gun ke kurir saat mengantarkan pesanan di kediamannya di Desa Gun...


Infomenia.net - 
Pria 40 tahun berinsial G yang menodongkan pistol airsoft gun ke kurir saat mengantarkan pesanan di kediamannya di Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, hanya bisa tertunduk lesu. Ia menyesal dan memohon ampun atas aksi koboy yang dilakukannya.

G dihadirkan saat konferensi pers di Mako Polres Bogor, Senin (3/5). Mengenakan baju oranye khas tahanan, ia sempat menceritakan alasannya menodong sang kurir yang mengantarkan paketnya dengan sistem pembayaran Cash On Delivery (COD) atau bayar di tempat.

Saat itu, Minggu (2/5) siang, paket pesanannya tiba di rumahnya. Namun, paket berisi sepasang sandal itu tak seperti yang diharapkan. ia mengaku memesan sandal dengan warna hitam, akan tetapi yang datang justru sandal berwarna cokelat.

Ia pun mengaku kurir tersebut sudah tiga kali salah mengantarkan barang yang dipesannya. Kondisi ini lalu membuatnya naik pitam.


“Dia salah mulu nganter barangnya, saya jadinya kesal,” ujar G, Senin (3/5).

Namun saat itu, sang kurir memintanya tidak membuka paketnya jika memang tidak sesuai yang dipesan. Tujuannya, agar sandal tersebut bisa dikembalikan.

Sayangnya, ia tak mengindahkan penjelasan sang kurir. Ia tetap membukanya dan akhirnya menolak untuk membayar karena merasa sandal yang datang tak sesuai dengan pesanannya.

Ia dan sang kurir pun sempat terlibat adu mulut dan tak kunjung menemui titik temu. Puncaknya, ia masuk ke dalam rumah dan keluar beberapa saat kemudian dengan menenteng pistol airsoft gun. Ia pun sempat menodongkan pistol tersebut karena kadung emosinya sudah di ubun-ubun.

Berbeda dengan aksi koboinya ketika menenteng pistol, G tak lagi punya nyali saat digelandang polisi. Ia mengakui penyesalannya dan memohon ampun atas perlakuannya terhadap sang kurir.

“Menyesal, Pak, saya sangat menyesal dan meminta maaf atas tindakan saya. Ampun,” tuturnya,

Nasi sudah menjadi bubur. Penyesalannya tak cukup untuk membuatnya bebas dari jerat pidana. Ia disangkakan pasal berlapis, yakni Pasal 368 KUHP tentang Kekerasan, Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan, dan Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun atau penjara seumur hidup.
       

Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Harun mengatakan, setalah melakukan penangkapan, G diketahui memiliki dua pistol airsoft gun. Jenisnya yakni Colt Defender ’90 dan Glock ’19.

Kedua senjata itu dibeli pelaku secara online melalui Facebook pada 13 Maret lalu. Pengakuan pelaku, senjata tersebut dibeli hanya untuk menjaga dirinya karena ia berprofesi sebagai tukang ojek.

“Pengakuannya, senjata itu untuk menjaga diri saja, karena tersangka berprofesi sebagai ojek,” kata Harun, Senin (3/5).

Harun menjelaskan, pelaku yang sudah ditetapkan menjadi tersangka ini sengaja menodongkan senjatanya karena kesal sandal yang dibelinya secara online berbeda dengan yang diinginkan.

Namun, kesalahan tersebut bukan berada pada kurir, akan tetapi pelaku sendiri. Pelaku menginginkan sandal berwarna hitam tetapi yang dipilih saat memesan justru sandal berwarna cokelat.

“Jadi dia pengen warna hitam, tapi memilih di online shop cokelat, jadi yang dikirim warna cokelat. Nah karena sudah tiga kali kesalahan ini ia lakukan, ia pun kesal dan menodongkan senjatanya,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, video seorang kurir yang mengantar barang pesanan di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Minggu (2/4), mendadak viral. Musababnya, kurir tersebut ditodong pistol oleh si pemesan barang.

Dalam video yang diterima Metropolitan.id, seorang pria dewasa yang diduga merupakan pemesan barang nampak beradu argumen dengan seorang kurir. Perdebatan ini disinyalir karena sang pria tidak terima dengan paket sandal yang dikirim.

Akan tetapi, kurir tetap meminta pria tersebut untuk membayar paket yang dikirim dengan sistem cash on delivery (COD) atau bayar di tempat. Musababnya, paket sandal tersebut sudah dibuka oleh sang pria.

Sang pria pun tetap ngotot tidak mau menerima paket tersebut. Karena tak menemukam titik temu, sang pria terlihat masuk ke dalam rumah dan keluar dengan menenteng pistol dan menodongkannya ke kurir. Video aksi koboi ini pun viral di berbagai media sosial.(metropolitan.id)