Diungkit, Video Lama Haikal Hassan Minta Belanja di 212 Mart yang Kini Tersandung Investasi Bodong

Infomenia.net -  Netizen mengungkit video lama Haikal Hassan saat memminta umat Islam untuk berbelanja di 212 Mart yang kini tersandung kasu...


Infomenia.net - 
Netizen mengungkit video lama Haikal Hassan saat memminta umat Islam untuk berbelanja di 212 Mart yang kini tersandung kasus investasi bodong.

Video berdurasi 55 detik itu diunggah di Twitter oleh TomCruzz555 pada Minggu, 2 Mei 2021.

“Menolak lupa saat sivangke promosi 212 MART. Sekarang apa dia mau ikut bertanggung jawab atas investasi bodong waralaba gerombolan 212 ini!!” katanya.

Di dalam video tersebut, nampak Haikal Hassan mengajak umat Islam untuk bebelanja di tokoh sesama umat Islam, dalam hal ini 212 Mart.

“Teman-teman sekalian, tidak akan pernah, sekali lagi, tidak akan pernah umat Islam menjadi tuan rumah di negaranya sendiri kalau kita masih belanja di tokoh orang,” katanya dengan nada tinggi penuh penekanan sambil menunjuk-nunjuk.

Haikal Hassan mengatakan baywa berbelanja di tokoh seperti 212 Mart adalah jihad.

“Jadi semua mesti belanja di 212, tokohnya orang Islam. Lihat aja sekarang, banyak tokoh-tokoh lain yang tumbuh seperti jamur di musim hujan. Tapi kenapa tidak di 212? Karena kita belum punya kesadaran, jidad itu! Jihad itu!” katanya.

Sebelumnya, diberitakan Kontan.co.id, ratusan warga melaporkan investasi bodong 212 Mart ke Polresta Samarinda, Kalimantan Timur.

Mereka mendatangi Mapolresta karena merasa ditipu oleh pengurus Koperasi 212 Samarinda setelah mengundang investasi untuk mendirikan pusat perbelanjaan 212 Mart.

Nilai investasi tiap warga beragam, mulai dari Rp 500.000 sampai dengan Rp 20 juta rupiah. Total kerugian para investor pun ditaksir miliaran rupiah.

Disebutkan bahwa masalah sebenarnya telah muncul sejak Oktober 2020, mulai dari gaji karyawan yang belum dibayarkan hingga operasional 212 Mart ditutup tanpa pengembalian investasi yang dibayarkan.

Tidak hanya itu, pengurus koperasi pun menghilang dan sulit dihubungi. Oleh sebab itulah warga melapor.

Setelah resmi mendapat laporan dari para warga, polisi kini menyelidiki dugaan penipuan alias investasi bodong yang dilakukan Koperasi Syariah 212 Samarinda.

Keberadaan para pengelola koperasi ditelusuri agar dapat dimintai pertanggung-jawaban kepada para investor.(terkini.id)