Cantiknya Kebangetan, Viral Pesona Penjual Sate di Gresik, Sehari Bisa Laku 1000 Tusuk Berkat TikTok

Infomenia.net -  Warung sate di Jalan RA Kartini, Gresik, Jawa Timur mendadak viral karena penjualnya memiliki paras cantik.  Penjual sate i...


Infomenia.net - 
Warung sate di Jalan RA Kartini, Gresik, Jawa Timur mendadak viral karena penjualnya memiliki paras cantik. 

Penjual sate ini adalah Nurul Amalia Ratih Insany (19) yang viral di TikTok. 

Nurul Amalia Ratih Insany berjualan sate bersama tunangannya Andi Yusuf Habibi (21). 

Awalnya, sepasang kekasih yang baru tunangan pada tahun ini viral setelah postingan Amaliyah mengungah videonya di akun TikTok @ameldanbibi pada akhir bulan November. 

Video tersebut sudah dilihat 1,6 juta pengguna TikTok. 

Di dalam video itu, menampilkan Amel bersama kekasihnya tengah mendorong gerobak sate, hendak berjualan. 

Yang membuat menarik perhatian, video itu diberikan keterangan jika keduanya saling membantu berjualan untuk menabung masa depan. 

Pada video kedua yang diunggah, dilihat sebanyak 1,8 juta akun. 

Setelah viral beberapa hari lalu, sate jualannya laris manis. 

Andi saat ditemui mengaku sejak pekan ini, sate dagangannya selalu habis. 

"Berangkat 16.30 WIB, jam 19.00 Wib Alhamdulilah habis, seribu tusuk sate habis," ucap Andi, Kamis (3/12/2020) malam. 

Andi awalnya tidak menyangka, jika postingan yang diunggah kekasihnya itu bakal viral. 

Pasalnya, sebelum viral, mereka juga sering berdua menjaga warung sate milik ayahnya. 

Tapi tidak selaris setelah viral ini. 

"Dulu kadang satu jam tidak ada pembeli," kata dia. 

Saat ini pasangan kekasih yang berjualan sate ini kebanjiran pengunjung. 

Keduanya mengaku kewalahan karena banyaknya pesanan dari pembeli yang penasaran karena video viral di TikTok. 

Dua sejoli ini tampak sibuk meladeni pembeli. 

Mereka terlihat kompak membagi tugas. 

Andi membakar sate sedangkan kekasihnya meramu bumbu kacang sembari mengambil nasi dan menyajikan kepada pembeli. 

Amel sapaan akrab Amaliyah, tidak malu atau minder ikut menemani tunangannya berjualan sate di pinggir jalan. 

Daripada menganggur, atau berdiam diri di rumah, dia memberanikan diri membantu tahun ini. 

Jika sebelumnya jarang ikut berjualan atau seminggu sekali. 

Saat ini, dia setiap hari membantu tunangannya berjualan. 

Video yang diunggahnya itu berawal dari iseng kemudian viral dilihat jutaan orang, baik di TikTok maupun Instagram. 

"Sekarang banyak yang nawarin endorsement," kata wanita yang murah senyum ini. 

Bahkan Amel sempat dihubungi oleh salah satu crew stasiun televisi swasta, untuk diundang sebagai bintang tamu. 

Kini dalam sehari, Andi dan Amel bisa menghabiskan 1000 tusuk sate. 

Jika dinominalkan, omset seharinya bisa mencapai Rp 1 juta. 

Uang tersebut tidak digunakan untuk foya-foya, melainkan ditabung untuk biaya menikah nanti. 

Amel menambahkan, jika ke depannya uang hasil jualan sate juga bisa digunakan untuk membangun rumah makan sendiri. 

"Hasilnya kita kumpulin biar bisa membuka rumah makan sendiri," pungkasnya. (Willy) 

Kehidupan Maurice Maureen Avila, pramugari cantik, berubah drastis selepas ia dipecat dari pekerjaannya. 

Maurice Maureen Avila pun menuangkan curahan hatinya (curhat) melalui unggahan di media sosial dan menjadi viral. 

Maurice Maureen Avila merupakan wanita asal Filipina yang dipecat dari pekerjaannya sebagai pramugari. 

Tak lagi menjadi pramugari, Maurice Maureen Avila pun banting setir menjadi penjual elpiji. 

Maurice Maureen Avila adalah salah satu karyawan yang di-PHK maskapai penerbangan tempat dia bekerja dulu. 

Dia dipecat pada 16 Oktober karena pandemi virus corona benar-benar melumpuhkan bisnis penerbangan. 

Awalnya, dia merasa sangat sedih karena telah bekerja selama tiga tahun, tetapi dipecat begitu saja. 

“Setiap malam saya bertanya kepada Tuhan, mengapa Engkau mengambil impian saya? Saya bekerja keras untuk ini,” kata Avila sebagaimana dilansir Manila Bulletin. 

Avila bercerita bahwa dia merasa hancur selama dua pekan semenjak dipecat. 

Dia menolak makan dan menangis setiap malam. 

Namun, akhirnya dia berusaha bangkit dan belajar menerimanya, lalu harus memutar otak agar bisa menyambung hidup. 

Hingga suatu hari, dia bersama pacarnya memutuskan untuk berjualan elpiji. 

Setelah melakoni pekerjaan barunya sebagai penjual elpiji, Avila kembali menemukan semangat hidupnya kembali. 

“Tidak ada salahnya kehilangan pekerjaan." 

"Kepada mereka yang juga kehilangan pekerjaan karena pandemi, jangan putus asa,” sambung Avila. 

Kini Avila merasa legawa dan meyakini akan adanya takdir Tuhan. 

“Saya menyadari dalam satu setengah bulan (menganggur) bahwa apa pun yang kita inginkan dalam hidup, jika itu bukan rencana Tuhan." 

"Dia akan mengambilnya dari Anda,” ujar Avila. 

“Kecerdasan dan pengorbanan akan memberi makan Anda dan keluarga Anda, bukan opini orang lain,” tambah Avila. 

Avila pun mengajak rekan-rekan pramugarinya yang masih berharap bisa kembali bekerja agar tidak pernah putus asa. 

“Mari kita bertemu lagi. Mari bermimpi bersama lagi, terbang bersama lagi." 

"Selalu ada harapan dan selalu ingat bahwa ada cahaya di ujung terowongan,” pungkas Avila.(riausky.com)