Ucapan Duka Cita Ashanty Bikin Marah Keluarga TNI

Infomenia.net -    Ucapan duka cita Ashanty yang ditujukan kepada anak buah kapal (ABK) Nanggala 402 membuat keluarga TNI dan warganet marah...


Infomenia.net - 
 Ucapan duka cita Ashanty yang ditujukan kepada anak buah kapal (ABK) Nanggala 402 membuat keluarga TNI dan warganet marah.   

Istri Anang Hermansyah itu dituding seolah-olah sudah memastikan 53 ABK Nanggala 402 sudah meninggal semua. 

Tak pelak, Instagram Ashanty diserbu warganet. Ratusan warganet mengomentari ucapan duka Ashanty.  

Awalnya, Ashanty memposting foto Kapal Selam Nanggala 402. Dalam foto tertulis ‘pray for: Nanggala 402’.  

Pada keterangan foto, Ashanty membuat ucapan duka cita yang ditujukan kepada ABK dan keluarganya. 

“Innalillahi wainnalilahi rojiun. Sedih rasanya mendengar berita seperti ini, kehilangan mereka yang sampai akhir hayatnya masih bertugas,” tulis Ashanty. 

Ashanty menyampaikan selamat jalan kepada 53 ABK Kapal Selam. Ia berharap kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan. 

“Kita tidak pernah tahu kapan lambaian tangan terakhir kita pada orang yang tercinta,” tulisnya.   

“Selamat jalan 53 prajurit kebanggaan bangsa. Semoga para awak kapan husnul khotimah. Dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tandasnya. 

Ashanty Dihujat Warganet
 
Hanya dalam hitungan menit, ucapan duka cita Ashanty dibanjiri ratusan komentar. Ashanty dihujat warganet. 

Menyadari hal itu, Ashanty pun langsung menghapus postingannya. 

Namun, ucapan duka Ashanty sudah terlanjur di-screenshot warganet dan dibagikan kembali di Instagram. 

Salah satu yang membagikan tangkapan layar postingan Ashanty yakni akun @manaberita. 

“Teruntuk mbak @ashanty_ash rasanya tidak bijak menulis caption seperti ini. Belum ada yang tau keberadaan 53 awak KRI Nanggala 402,” tulisnya. 


Ia mengingatkan agar tidak membuat postingan yang dapat menyakiti keluarga prajurit TNI yang terkena musibah. 

“Gaes, hendaknya menahan sedikit aja jari kita untuk menulis sesuatu yang belum pasti. Apalagi ini terkait dengan nyawa orang banyak,” katanya. 

“Kita bersabar menunggu rilis resmi TNI, terkait ini. Sekali lagi, admin masih percaya keajaiban itu ada. Walau seluruh data dan fakta yang sekarang ada menjurus ke arah yang berbeda,” pungkasnya.(pojoksatu.id)