Telak! Novel Baswedan Diminta Mengundurkan Diri dari KPK Oleh Ferdinand Hutahaean

Infomenia.net -  Mantan politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean meminta Novel Baswedan untuk mengundurkan diri dari KPK karena kasus pengacar...


Infomenia.net - 
Mantan politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean meminta Novel Baswedan untuk mengundurkan diri dari KPK karena kasus pengacara Eddy Sindoro, Lucas. 

Lukas, pengacara Eddy Sindoro yang disinyalir sebagai 'penghalang penyidikan' terhadap kasus KPK Eddy Sindoro dinyatakan bersalah dan dipenjara selama 3 tahun. 

Namun, pada April 2021, Mahkamah Agung secara mencengangkan membebaskan Lukas dan menyatakan bahwa pengacara Eddy Sindoro itu tidak bersalah. 

Hal itu pun didasarkan pada permintaan kembali atau PK yang diajukan Lucas yang berprofesi sebagai pengacara pada 8 April 2021 lalu. 

Fakta baru yang menggemparkan ini mengguncang dunia politik, tak terkecuali Ferdinand Hutahaean yang merupakan politis aktif. 

Ferdinand Hutahaean melalui YouTube-nya menyatakan bahwa KPK sudah memiliki citra yang buruk. 

"KPK menjadi perbincangan publik karena kinerjanya yang semakin buruk dan menurun hari demi hari, ada satu truk barang bukti yang hilang tak berbekas dan dugaan-dugaan kasus korupsi di APBD DKI Jakarta yang tak tertangani," jelas Ferdinand Hutahaean, dikutip Zonajakarta.com dari kanal YouTube Ferdinand Hutahaean pada Kamis, 15 April 2021. 

Atas dasar hal itu, Ferdinand Hutahaean pun menyoroti satu perkara yang dihadapkan Lucas mengenai tuduhannya sebagai penghalang penyidikan kasus Eddy Sindoro beberapa tahun yang lalu. 

Ferdinand ke KPK: Harus Minta Maaf kepada Lucas @FerdinandHaean3 

Ferdinand Hutahaean menegaskan bahwa Lucas telah dinyatakan tak bersalah dan dibebaskan dari hukuman. 

"April 2021, Mahkamah Agung menyatakan Lucas bebas dan tak bersalah," jelas Ferdinand Hutahaean. 

Menyusul pada hal ini, Ferdinand Hutahaean pun menyinggung Novel Baswedan yang saat itu menjabat sebagai penyidik KPK. 

Pada saat Lucas dituduh menjadi penghalang penyidikan, Novel Baswedan diketahui mengaku bahwa dirinya adalah korban dari apa yang dilakukan Lucas, menurut pernyataan Ferdinand Hutahaean. 

Namun, sekarang kenyataan mengatakan yang sebaliknya, bahwa Lucas merupakan 'korban' dari tuduhan palsu yang diterimanya. 

"Novel mengaku sebagai korban atas penghalang-halangan yang dilakukan Lucas ternyata hakim memutus Lucas sekarang bebas dan tak bersalah," ucapnya. 

Hal yang menurutnya memalukan bagi integritas KPK ini, membuat Ferdinand Hutahaean mempertanyakan kapasitas dan kredibilitas serta integritas seorang Novel Baswedan di KPK. 

"Saya mempertanyakan kapasitas dan kredibilitas serta integritas Novel Baswedan di KPK. Apakah dengan peristiwa ini Anda tidak malu? Masihkan Anda ingin duduk di sana sebagai penyidik?" 

Ferdinand Hutahaean juga mengungkapkan bahwa jika dirinya berada di posisi yang sama dengan Novel Baswedan atas kasus Lucas ini, dia akan meminta maaf hingga mencium kaki Lukas untuk meminta ampun kepadanya. 

"Kalau saya jadi Anda dengan peristiwa ini saya akan mengundurkan diri meminta ampun meminta maaf dan mencium kaki Lucas," terang Ferdinand Hutahaean. 

Oleh karena itu, Ferdinand Hutahaean pun menyarankan agar Novel Baswedan segera angkat kaki dari KPK dan mengundurkan diri dari jabatannya di KPK. 

Bukan karena kasus Lucas saja, menurut Ferdinand Hutahaean, citra KPK semakin buruk karena ada Novel Baswedan di KPK. 

Hal ini disebabkan karena Novel Baswedan selalu menjadi sorotan publik. 

"Saya sarankan Anda segera mengundurkan diri dari KPK karena citra KPK selalu buruk salah satunya karena engkau ada di sana dan selalu menjadi perbincangan publik," ujar Ferdinand Hutahaean. 

"Ini adalah tamparan keras kepada seorang Novel Baswedan yang telah menuduh Lucas menghalang-halangi penyidikan, faktanya tidak terbukti dan bebas," sambungnya. 
(zonajakarta.com)