Tangkap Artis sekaligus Model Popular Paing Takhon, Militer Myanmar Kerahkan 8 Truk dan 50 Tentara

Infomenia.net -  Model, aktor sekaligus penyanyi tampan asal Myanmar Paing Takhon, menjadi pembicaraan warganet Myanmar, setelah sejumlah ak...


Infomenia.net - 
Model, aktor sekaligus penyanyi tampan asal Myanmar Paing Takhon, menjadi pembicaraan warganet Myanmar, setelah sejumlah akun media sosial Twitter menuliskan kabar penangkapannya oleh rezim militer Myanmar.  

Aktif turut serta dalam aksi unjuk rasa menentang kudeta militer Myanmar, Paing Takhon menjadi inspirasi bagi warga Myanmar dengan selalu berada di barisan terdepan pengunjuk rasa, berhadapan dengan polisi dan tentara Myanmar. 

Melansir Reuters, Kamis 8 April, sang kakak perempuan Thi Thi Lwin menyebut Paing Takhon ditangkap di rumah orang tua mereka di Yangon, pada pukul 4.30 pagi waktu setempat. 

Paing Takhon diketahui tinggal di rumah tersebut selama beberapa hari. Sang kakak mengatakan, Paing Takhon dalam keadaan tidak sehat, menderita malaria dan mengalami lemah jantung. 

"Pasukan keamanan datang dengan delapan truk militer dan sekitar 50 tentara dan tidak jelas kemana dia dibawa," sebut sang kakak. 

Paing Takhon diketahui bergabung dengan aksi unjuk rasa menentang kudeta militer Myanmar. Dari unggahan di akun Instagramnya, terlihat ia sering mengikuti aksi unjuk rasa sejak awal Februari lalu. 

Tak hanya foto, ada pula video yang memperlihatkan Dia bersama aktivis lainnya dengan berani menghadapi lontaran gas air mata yang dilepaskan aparat keamanan rezim militer Myanmar.  

Awal Maret lalu, jagat maya Myanmar diramaikan dengan kabar dari sang Kakak, jika Paing Takhon tengah diburu rezim militer Myanmar. Video unggahan di Facebook memperlihatkan ia tengah berlari mencari perlindungan bersama sejumlah pengunjuk rasa.  

Penangkapan Paing Takhon menambah banyak daftar selebritas dan pekerja seni Myanmar yang ditangkap oleh rezim militer, sejak kudeta 1 Februari lalu. Pada Selasa lalu, rezim militer juga menangkap komedian terkenal Myanmar Zarganar. 

Data kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP), sedikitnya 2,847 orang dari berbagai kalangan dan latar belakang, ditahan oleh rezim militer Myanmar.  

Kudeta Myanmar. Redaksi VOI terus memantau situasi politik di salah satu negara anggota ASEAN itu. Korban dari warga sipil terus berjatuhan. Pembaca bisa mengikuti berita seputar kudeta militer Myanmar dengan mengetuk tautan ini.(voi.co.id)