Semua Orang yang Dekat dengan Jozeph Paul Zhang Akan Berurusan dengan Polisi

Infomenia.net -  Tersangka ujaran kebencian dan penodaan agama Jozeph Paul Zhang masih menjadi buronan polisi sejak seminggu terakhir ini.  ...


Infomenia.net - 
Tersangka ujaran kebencian dan penodaan agama Jozeph Paul Zhang masih menjadi buronan polisi sejak seminggu terakhir ini. 

Pihak Bareskrim Polri masih terus bekerja keras untuk bisa menemukan Jozeph Paul Zhang di luar negeri dan membawanya ke Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Yang terbaru, untuk mempersempit ruang gerak Jozeph Paul Zhang, Polri berupaya menerbitkan Red Notice yang bekerja sama dengan Markas Besar Interpol di Lyon, Prancis. 

Di samping proses perburuan Jozeph Paul Zhang, kini semua orang yang dekat dengannya akan berurusan dengan pihak kepolisian. 

Hal ini dilakukan guna terus menyidik kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Jozeph Paul Zhang yang mengaku nabi ke-26 dengan menghina nabi ke-25 yang diketahui nabi umat Islam. 

"Bareskrim Polri akan memeriksa orang-orang terdekat dengan (tersangka) Jozeph Paul Zhang," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono, dikutip Jakbarnews.com Jumat, 23 April 2021. 

Lebih lanjut, Brigjen Pol. Rusdi menjelaskan tujuan pemeriksaan orang-orang yang dekat dengan tersangka adalah untuk menggali informasi lebih dalam mengenai Jozeph Paul Zhang. 

"Orang terdekat dari JPZ kemungkinan orang terdekat semua (keluarga, kerabat) digali keterangan yang berhubungan dengan JPZ," jelas Brigjen Pol. Rusdi. 

Selain memeriksa semua orang yang dekat dan berhubungan dengan Jozeph Paul Zhang, Bareskrim Polri juga akan meminta keterangan dari orang-orang yang terlibat atau ikut dalam forum diskusi bertajuk 'Puasa Lalim Islam' yang disokong Jozeph. 

Sebagai informasi, dalam pengejaran Jozeph Paul Zhang ini, Bareskrim Polri sudah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mencabut paspor tersangka. 

Dengan begitu, seperti dilansir Antara, Jozeph Paul tidak bisa pergi ke negara mana pun.(jakbarnews.pikiran-rakyat.com)