Roy Suryo Curigai Surat Wasiat Teroris Makassar dan Mabes Polri, Begini Katanya

Infomenia.net -  Roy Suryo, pakar informatika, multimedia, dan telematika membandingkan dua surat wasiat yang disebut milik pelaku bom bunuh...


Infomenia.net - 
Roy Suryo, pakar informatika, multimedia, dan telematika membandingkan dua surat wasiat yang disebut milik pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar dan penyerang Mabes Polri.

Menurut Roy, gaya bahasa kedua surat wasiat tersebut sama. Meskipun cara penulisan beda atau mungkin dibedakan.

Ia menilai gaya penulisan dari kemiringan dan proporsional tulisannya

Viral di SocMed 2 ‘Surat Wasiat’ yang dibuat oleh MLA (26th, pria) pelaku bom Gereja Makassar dan ZA (25th, wanita) pelaku penyerangan airsoft gun Mabes Polri,” tulis @KRMTRoySuryo2 pada Kamis, 1 Maret 2021.

“Meski (di) beda (kan) cara penulisannya: kemiringan, kapital/ proporsional, dsb, namun gaya bahasanya mirip,” lanjutnya.


Surat dari MLA (salah satu pelaku bom Makassar) diawali dengan kalimat “Wahai Ummi ku minta maafka..”

Sementara surat dari ZA (penyerang Mabes Polri) diawali dengan “Wahai mamaku, maafin Zakiah..”

Di bawah kolom komentar, warganet pun banyak yang mengatakan bahwa penulis kedua surat tersebut sama.

“Betul…ada kemiripan gaya dalam “alur” yak,” kata @bang_zhack.


“Saya rasa penulisnya orang yang sama. Entah siapa dan dimana,” kata @MahaD3w4.

“Dibuat oleh orang yg sama..??” balas seorang warganet.

Ada pula yang menduga bahwa penulisnya berbeda namun didikte oleh satu orang.

“Orang yang nulis beda beda, tapi yang dikte 1 orang. Bisa jadi?” kata warganet lain.


Sejauh ini, belum ada komentar dari kepolisian soal kecurigaan warganet terkait surat wasiat yang tersebar.

Bahkan, surat wasiat yang disebut ditinggalkan ZA juga belum dikonfirmasi oleh kepolisian apakah benar milik penyerang Mabes Polri tersebut.

Namun, sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit memang mengatakan bahwa ZA meninggalkan sebuah surat wasiat.

“Kita temukan saat penggeledahan di rumahnya surat wasiat dan ada kata-kata di Whatsapp grup keluarga bahwa yang bersangkutan pamit,” ungkap Kapolri saat konferensi pers, Rabu malam, 31 Maret 2021, dilansir dari Tribun News.(terkini.id)