Pernyataannya Soal Perawat Viral, Ratu Entok Kini Klarifikasi Ucapannya, Bantah Dipanggil Polisi

Infomenia.net -  Selebgram Medan Ratu Entok sempat viral di media sosial dalam dua hari ini karena pernyataannya tentang perawat.  Pernyataa...


Infomenia.net - 
Selebgram Medan Ratu Entok sempat viral di media sosial dalam dua hari ini karena pernyataannya tentang perawat. 

Pernyataan itu terkait dengan kasus penganiayaan yang dialami CRS, seorang perawat di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang. 

Setelah sempat viral, Ratu Entok kini mengklarifikasi pernyataanya itu. 

Ia menyambangi kantor Harian Tribun Medan, meluruskan pernyataannya yang mencuat ke publik. 

Menurutnya pernyataan itu hanya sepenggal, seolah-olah Ratu Entok mendukung sikap JT menganiaya perawat.

"Ratu Entok tidak menyetujui pemukulan dengan siapapun, kekerasan dalam bentuk apapun," ucapnya, Senin (19/4/2021). 

Ia juga membantah telah menyebut seluruh perawat Indonesia berwajah tong sampah. 

Pesan itu hanya ditujukan kepada perawat yang memberikan pelayanan tak maksimal kepada pasien BPJS, KIS dan fasilitas warga miskin lainnya. 

"Ekspresi perawat yang melayani rakyat miskin memang tong sampah banget, judes banget, kasar banget. Di situ poinnya," sambungnya. 

Ia meminta perawat Indonesia mengambil pelajaran dari kasus ini agar bisa memberikan pelayanan maksimal kepada pasien tanpa pandang bulu. 

Selebgram Medan Ratu Entok sempat viral di media sosial dalam dua hari ini karena pernyataannya tentang perawat. 

"Perawat yang berjiwa kasar, bersembunyi dengan kata 'kami juga manusia', plis deh gak usah bersumpah. Tidak pantas perawat itu bersikap jutek dengan siapapun," tutur Ratu Entok. 

Setelah videonya viral, Ratu Entok mengaku mendapat intimidasi. 

Ia pun sudah berdiskusi dengan kuasa hukum terkait masalah ini. 

"Banyak (intimidasi), makanya diskusi dengan keluarga dan kuasa hukum," akuinya. 

Disinggung terkait pemanggilan Polda Sumut, Ratu Entok membantah kabar yang beredar itu.

"Enggak ada. Polda Sumut dengan Ratu Entok best friend, sudah 16 kali dipanggil soalnya," ucapnya sembari tertawa. 

Kronologi Penganiayaan CRS 

Kejadian berawal saat infus anak JT dilepas CRS lalu mengeluarkan darah. 

JT yang mengetahui tangan anaknya berdarah tak bisa menahan emosi. 

Pelaku meminta korban ke ruangan perawatan anaknya.(tribunnews.com)