Pemerintah China Melarang Konten Mukbang Karena Dianggap Pemborosan Makanan

Infomenia.net -  Pemerintah China, melalui lembaga pengawas korupsi meminta kepada penyedia platform video online untuk menindak tegas dan m...


Infomenia.net - 
Pemerintah China, melalui lembaga pengawas korupsi meminta kepada penyedia platform video online untuk menindak tegas dan melarang konten “mukbang”. 

Menurut Lembaga pengawas Korupsi China mengatakan bila konten tersebut mendorong pemborosan makan dimana mereka makan, atau minum secara berlebihan. 

Konten “mukbang” berasal dari Korea Selatan, namun semakin populer di kalangan netizen China. Alhasil mereka mendapatkan kritik tajam dan tidankan keras peraturan. 

Mukbang atau moekbang adalah sebuah konten video dimana sang creator memakan sejumlah besar makanan saat berinteraksi dengan penontonnya.               

Dikutip Ringtimesbali.com dari situs Korean Times menjelaskan bila kebijakan tersebut bermula sejak Presiden China, Xi Jinping meluncurkan kampanye untuk mengekang pemborosan makanan tahun lalu. 

Pengawas korupsi negara itu, Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin (CCDI), mengatakan platform hosting video harus memperkuat pengawasan mereka. 

Selain itu CCDI meminta para penyedia platform hosting menghentikan dan menghapus konten yang tidak pantas dan memblokir akun creator. 

Lebih lanjut, mereka menjelaskan bagi orang-orang yang mengunggah konten seperti tersebut akan dihukum dan harus diperketat. 

CCCDI mengatakan melalui situs resminya bila konten video menunjukan pesta minuman keras tengah menjadi populer setelah larangan aliran makan berat diterapkan. 

"Perilaku seperti 'video minuman keras' tidak hanya merusak kesehatan fisik pembawa acara dan menyebabkan pemborosan makanan, tetapi juga mempromosikan mentalitas yang buruk dan sangat membahayakan kesehatan ekologi industri," tulis CCDI. 

Badan pengawas China mengatakan bila beberapa creator yang mengunggah video mukbang mendapatkan penghasilan sebanyak 3.000 yuan atau sekitar Rp6 juta. 

China menindak konten yang "tidak pantas" di situs berbagi video Kuaishou pada tahun 2018, menangguhkan akun salah satu pengguna yang dikenal sebagai Hebei Pangzai. 

Ia yang secara teratur membagikan video dirinya sedang minum bir dalam jumlah banyak kepada 400.000 pengikutnya.(ringtimesbali.com)