India Dihantam 'Tsunami Covid-19', Rumah Sakit Memohon di Media Sosial, Minta Oksigen

Infomenia.net -  "Tsunami Covid-19" melanda India. Negara ini kini mencatat 16 juta kasus positif Covid-19. Dalam 24 jam terakhir,...


Infomenia.net - 
"Tsunami Covid-19" melanda India. Negara ini kini mencatat 16 juta kasus positif Covid-19. Dalam 24 jam terakhir, ada penambahan 332.730 kasus baru. 

Kondisi di India kini benar-benar kacau. Bahkan, rumah sakit harus memohon di media sosial agar mendapatkan suplai oksigen.

Pemerintah India mengambil langkah mengirimkan kereta khusus untuk mengirimkan pasokan oksigen. Bahkan, ada fasilitas medis yang mengancam menolak pasien karena menipisnya stok oksigen.        

Dilansir Sky News, rumah sakit swasta di New Delhi menuliskan cuitan di media sosial bahwa stok oksigen di rumah sakit itu hanya cukup untuk satu jam.

Rumah sakit ini menampung ratusan pasien Covid-19, dengan penambahan setiap harinya. Sementara itu, Saket Tiku, Presiden Asosiasi Manufaktur Gas Industri All India mengatakan stok oksigen sebenarnya cukup.

Sayangnya, lokasi penyimpanannya cukup jauh dan menjadi tantangan tersendiri. Yang bisa mereka lakukan saat ini hanyalah mempercepat pengemasan gas dan berharap gerak cepat pemerintah.

"Tetapi kami mempunyai keterbatasan, dan tantangannya sekarang adalah membawanya ke tempat yang paling membutuhkan," kata dia.

Dalam rekaman yang beredar di media sosial, pasien Covid-19 di India harus menunggu di luar rumah sakit untuk menunggu antrean.


Bahkan, ada pasien yang harus tidur di satu kasur yang sama saking membludaknya pasien. Polisi sampai harus berjaga-jaga di rumah sakit agar tabung oksigen tidak dicuri.

Di New Delhi, setidaknya ada satu pasien Covid-19 yang meninggal setiap 5 menit. Tragedi semakin bertambah dengan terbakarnya rumah sakit di Mumbai dan membuat 13 pasien Covid-19 tewas.

Peningkatan jumlah kasus Covid-19 di India tidak terlepas dari sejumlah acara keagamaan dan juga pemerintahan PM Narendra Modi yang malah menggelar pemilihan.

(indozone.id)