Dua Warga India yang Terlibat Mafia Karantina Kesehatan di Jakarta Ditangkap, Ini Identitasnya

Infomenia.net -  Polda Metro Jaya menangkap dua buronan yang merupakan warga negara (WN) India berinisial MS dan SR. Mereka ditangkap dalam ...


Infomenia.net - 
Polda Metro Jaya menangkap dua buronan yang merupakan warga negara (WN) India berinisial MS dan SR.

Mereka ditangkap dalam kasus mafia karantina kesehatan untuk pendatang dari India pada Rabu (28/7) malam.

“Kemarin saya sampaikan ada lima (WN India), terus dua yang belum ditemukan. Tadi malam sudah ditemukan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (29/4).

Dalam kasus ini lima warga negara India berinisial SR, CM, KM, PN dan SD telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka terlebih dahulu.

Yusri menyebut satu tersangka ditangkap di kediaman keluarganya. Sedangkan satu orang lainnya di Hotel Holiday Inn, Jakarta.

Keduanya memang masuk daftar untuk melakukan karantina kesehatan terlebih dahulu. Namun, saat kepolisian mengecek di hotel tersebut beberapa waktu lalu, yang bersangkutan tidak ada di sana.

“Ini kita sedang koordinasi untuk pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Apakah nanti setelah 14 hari boleh dilakukan pemeriksaan atau tidak,” ucapnya.


Sebelumnya, polisi total menetapkan tujuh orang warga negara India dan empat warga negara Indonesia sebagai tersangka dalam kasus mafia karantina kesehatan COVID-19.

Penetapan tersangka ini buntut pemerintah membuat kebijakan terkait siapapun yang melakukan perjalanan dari India ke Indonesia harus menjalani karantina selama 14 hari.

“Total semua 11 yang kita amankan, masih ada dua pengejaran, ada juga beberapa calo lain lagi yang membantu yang masih kita lakukan pengejaran,” kata Yusri.

Pengungkapkan ini berawal dari adanya penerbangan carter dari Chenai, India ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada 21 April 2021 lalu. Dalam pesawat itu, ada 132 warga negara India yang tak melakukan proses karantina kesehatan saat masuk ke Indonesia.

Yusri menerangkan dari 11 orang tersangka ini, lima orang merupakan warga negara India yang baru datang dari sana. Dua warga negara India dan empat orang warga negara Indonesia yang membantu meloloskan tanpa melalui proses karantina kesehatan.(merahputih.com)