Dibayar Rp7,2 Juta Per Kencan, Ini Pengalaman Sugar Baby Kencani Sugar Daddy

Infomenia.net -  Istilah sugar daddy atau sugar baby mungkin tidak asing lagi di telinga kita. Hubungan berkencan yang terjadi di antara sug...


Infomenia.net - 
Istilah sugar daddy atau sugar baby mungkin tidak asing lagi di telinga kita. Hubungan berkencan yang terjadi di antara sugar daddy dan sugar baby disebut sugaring. 

Sugaring adalah bentuk berkencan di mana satu pasangan, sugar daddy secara finansial mendukung sugar baby, seringkali dalam bentuk uang tunai atau hadiah. 

Namun, pernahkah Anda mengetahui pengalaman sugar baby menjalani pekerjaannya? Berikut kisah seorang sugar baby yang bercerita mengenai pengalaman berkencan tak biasa itu. 

“Enam bulan lalu, saya memutuskan untuk menjadi sugar baby,” ujarnya. 

Ia kemudian menceritakan alasan mengapa menjadi sugar baby. 

“Sesungguhnya alasan saya sederhana. Aku sudah frustrasi berkencan dengan pria di kotaku. Pekerjaan harian saya memberi saya kendali atas jadwal saya. Saya ingin menambah penghasilan saya dan bersenang-senang melakukannya, jadi saya memutuskan untuk mencoba mencari sugar daddy,” katanya. 

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dirinya tidak masalah dengan penyimpangan yang terjadi di masyarakat. 

“Sebagai seorang wanita di kota besar yang menghargai penyimpangan masyarakat, saya pikir gaya hidup itu mungkin cocok untuk saya,” ujarnya. 

Ia kemudian juga menceritakan bagaimana sugar daddy memberikannya banyak kemudahan untuk hal-hal yang tidak pernah ia rasakan. 

“Dalam setengah tahun sejak itu, saya telah bertemu dengan beberapa orang yang sangat menarik. Belum lagi saya telah menerima jutaan rupiah dalam bentuk tunai, perjalanan ke seluruh negeri, akses ke hotel dan restoran bintang lima, dan hadiah mahal seperti sepatu dan pakaian yang biasanya tidak bisa saya beli,” sambungnya, dikutip PikiranRakyat-Pangandaran.com dari Bussines Insider. 

Namun, ia juga mengatakan bahwa kegiatan berkencan ini juga dapat berakhir mengecewakan. 

“Seperti kencan biasa, jika Anda tidak tahu apa yang Anda inginkan, Anda kemungkinan besar akan kecewa,” katanya. 

“Apakah Anda menginginkan tunjangan tunai, dan apakah Anda sudah memikirkan jumlahnya? Apakah ada tagihan tertentu yang ingin Anda pertanggungkan? Apakah Anda ingin hadiah, belanja, dan jalan-jalan? Pertukaran apa yang Anda inginkan untuk hubungan itu adalah kuncinya,” sambungnya. 

Ia juga mengatakan bahwa setiap orang harus memikirkan konsekuensi perbuatannya. 

“Bagaimana dengan bagian kencan yang sebenarnya, apakah Anda suka berkencan dengan pria yang lebih tua? Karena sugar daddy cenderung lebih tua daripada wanita yang mereka kencani,” katanya. 

Ia juga mengatakan bahwa penting untuk memperhatikan waktu dan gaya hidup saat ini, ketika ingin memutuskan menjadi sugar baby. 

“Berapa banyak waktu yang ingin Anda habiskan dengan sugar daddy Anda? Dan apakah gaya hidup Anda saat ini memberi Anda kebebasan untuk melakukannya?” katanya.***(pangandaran.pikiran-rakyat.com)