Densus 88 Amankan 2 Terduga Teroris di Jatim, Motif dan Jaringan Masih Diselidiki

Infomenia.net -  Pada Jumat (2/4), Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror Polri kembali mengamankan dua terduga teroris di Jawa Timur. Penan...


Infomenia.net - 
Pada Jumat (2/4), Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror Polri kembali mengamankan dua terduga teroris di Jawa Timur. Penangkapan ini dilakukan di dua wilayah, yakni Surabaya dan Tuban.

Di Surabaya, seorang terduga teroris berinisial S (41) ditangkap di wilayah Sukomanunggal sekitar pukul 7.30 WIB. Selain penangkapan, petugas juga melakukan penggeledahan dengan penjagaan yang ketat selama 1 jam.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. "Benar, dua orang. Satu di Tuban, satu di Surabaya. Pertama pukul 07.30 WIB di Surabaya, daerah Sukomanunggal," kata Gatot seperti dilansir dari CNNIndonesia, Jumat (2/4).

Sedangkan di Tuban, Gatot tak menjelaskan secara detail, termasuk tentang jaringan maupun kelompok mana mereka berasal. Saat ini, pihaknya tengah menunggu laporan dari personel yang berada di lapangan.

"Dua-duanya masih dalam penanganan Densus 88, Mabes dan jajaran Polda Jatim yang terlibat. Masalah motifnya kami masih belum dapat update, itu masuk dalam kelompok jaringan mana, belum dapat update," tandasnya.

Sebelumnya, Densus 88 juga mengamankan dua terduga teroris di Tulungagung dan Nganjuk, Jawa Timur. Mereka diduga berkaitan dengan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Keduanya bahkan terindikasi sedang mempersiapkan aksi teror atau amaliyah di wilayah Jawa Timur. Karena itulah pihak kepolisian tengah mendalami rencana dan jaringan teroris tersebut.

"Iya ada indikasi amaliyah di Jatim. Kaitannya ada dengan kejadian Makassar. Tujuan untuk melakukan amaliyah, dan saat ini masih dilakukan pengembangan dan pendalaman teman Densus Mabes Polri bersama jajaran Polda Jatim," kata Gatot beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, Gatot meminta masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan aksi terorisme. "Imbauan kami khusus untuk masyarakat Jatim, menjalankan kegiatan tetap biasa dan tenang dan sama sama menjaga kamtibmas," pungkasnya.(wowkeren.com)