Bu Dokter Kaget Lihat Video Suami Dan Selingkuhan Gendong Bayi

Infomenia.net -  Dokter Gigi (Drg) berinisial KDP (31) kaget ketika suaminya, Made ASK (37) mengaku tak memiliki hasrat seksual lagi. Bahkan...


Infomenia.net - 
Dokter Gigi (Drg) berinisial KDP (31) kaget ketika suaminya, Made ASK (37) mengaku tak memiliki hasrat seksual lagi. Bahkan, Made ASK yang menjabat Kepala Seksi di Dinas Kominfo Kota Denpasar itu meminta rcerai dari dr KDP. 

Usut punya usut, pejabat Diskominfo Denpasar itu ternyara memilik wanita idaman lain (WIL).   

Perempuan yang diduga jadi selingkuhan Made ASK adalah sekretaris pribadi (sekpri) Kadis Kominfo Kota Denpasar I Dewa Made Agung berinisial Putu SAD alias Ikko. 

Ikko merupakan tenaga kontrak Dinas Kominfo Kota Denpasar. Usainya masih muda, 25 tahun. 

Yang bikin KDP lebih kaget lagi, dia mendapat kiriman surat kaleng berisi flasdisk pada pertengahan Maret 2021. 

Setelah dibuka, flasdisk itu berisi video Made ASK menimang bayi. 

Dokter KDP mendufa bayi itu hasil hubungan gelap suaminya dengan selingkuhannyaa, Ikko. 

“Isi dalam flashdisk berisi file video, yang mana suami saya sedang menggendong bayi bersama Ikko yang lokasinya sepertinya di salah satu rumah sakit atau klinik di Denpasar. Karenanya masalah ini saya bawa ke ranah hukum,” jelas KDP.  

Kuasa hukum KDP, I Ketut Kesuma menambahkan, berbekal beberapa alat bukti itu, pihakya menduga Made ASK dengan Ikko melakukan tindak pidana perkawinan atau penikahan tanpa izin dan atau perzinahan. 

Laporan tersebut sudah disampaikan ke Polda Bali berupa Pengaduan Masyarakat dengan nomor registrasi Dumas /155/IV/2021/SPKT Polda Bali, Kamis (8/4) sekitar pukul 14.40. 

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi mengatakan mengaku belum mendapatkan informasi laporan tersebut. 

“Ya saya tanyakan dulu ke anggota,” singkatnya.  

Dokter KDP Syok Suami Tak Berhasrat Lagi
 
Sebelumnya, KDP menceriterakan bahwa, bahtera rumah tangga yang dibina selama 5 tahun berada di ujung tanduk. KDP dan Made ASK menikah sejak 29 Oktober 2015, namun belum dikaruniai buah hati.   

Pada Juni 2020, bahtera rumah tangga KDP dan Made ASK kandas karena kehadiran orang ketiga.   

Masalah ini muncul sejak 7 Juni 2020 ketika Made ASK mengatakan bahwa tidak mencintai KDP lagi. 

Saat itu, Made ASK mengaku sudah tidak lagi memiliki hasrat seksual kepada KDP. 

KDP pun merasa heran lantaran suaminya menyatakan ingin bercerai. 

Keputusan Made ASK yang muncul secara tiba-tiba itu membuat dokter gigi ini syok. 

“Ya saya hanya bisa menangis ketika mendengar kata-kata itu. Kala itu, setiap hari saya memohon agar suami berpikir secara matang, baru mengambil keputusan,” kata KDP dengan nada sedih, bahkan bola matanya bekaca-kaca. 

Mirisnya lagi, mertua KDP pun mendukung perpisahan KDP dan Made ASK. Bahkan, mertua mengusir KDP.  

“Saya tetap berjuang mempertahankan hubungan kami. Sayangnya saya disuruh pulang ke rumah orang tua saya. Saya dan suami sampai sekarang belum dikaruniai anak,” bebernya. 

Karena tak dianggap lagi oleh suami dan mertua, KDP memilih pulang ke rumah ortunya untuk menenangkan diri, sekaligus memberi waktu untuk suami memikirkan penyelesaian permasalahan mereka. 

Lalu, tanggal 22 Juli 2020, KDP kembali ke rumah suami (rumah mereka) di kawasan Renon, Denpasar. 

KDP berharap bisa rukun kembali selayaknya suami-istri. Tapi sang suami mengatakan bahwa ia sudah mengurus gugatan perceraian. 

Mendengar ucapan dari suaminya, KDP merasa sangat tersakiti. Ia pun pulang kembali ke rumah orang tua. 

Tanggal 31 Juli 2020, mertua (ayah suami KDP) mengirimkan pesan Whatsapp kepada ayah kandung KDP. Isinya mertua meminta agar ayah KDP segera mengambil keputusan agar perceraian bisa cepat selesai. 

Dimediasi Kepala Dinas Kominfo
 
Masalah rumah tangga Made ASK dengan dokter KDP sempat dimediasi oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Denpasar. Saat mediasi, KDP merasa dirinya disalahkan. Setelah mediasi itu, suami justru ngotot untuk bercerai. 

KDP lantas teringat kejadian di bulan Desember 2019. Saat itu, suaminya mengirimkan pesan whatsapp kepada seorang perempuan yang bernama Ikko.   

“Ikko itu honorer dan bertugas sebagai Sekretaris Pribadi dari Kepala Dinas Kominfo, yang isinya menanyakan sudah mandi apa belum. Dari sana lah saya ngeh bahwa ternyata ada orang ketiga,” paparnya. 

Dokter KDP menanyakan hal tersebut kepada sang suami. Namun suaminya malah mengelak. 

KDP terus berupaya mencari tahu siapa Ikko hingga akhirnya keduanya bertemu 14 Agustus 2020 di salah satu Kafe di Renon. 

Di sana Ikko mengatakan bahwa walaupun statusnya masih bujang atau belum menikah, ia dan suami KDP hanya sebatas teman curhat. 

Penjelasan Kadis Kominfo
 
Kepala Dinas Kominfo Kota Denpasar, I Dewa Made Agung enggan berkomentar banyak seputar permasalah rumah tangga Made ASK dengan KDP. Made Agung mengaku pernah melakukan mediasi antara Made Andyka Surya Kencana yang minta cerai istrinya KDP. 

Made Agung mengaku tidak mengetahui penyebab Made ASK ingin bercerai dari istrinya, KDP.   

“Pernah istri dari pak Surya Kencana datang ke kantor. Dikatakan suaminya minta cerai. Saya waktu itu melakukan mediasi. Tujuannya agar masalah dari keduanya dapat diselesaikan secara baik. Setelah itu saya tidak mengetahui lagi perkembangannya,” ungkap Dewa Made Agung. 

Apakah akan dijatuhkan sanksi? Dewa Made Agung mengatakan kalau terbukti bersalah pasti akan diberikan sanksi. Sanksinya tergantung kesalahannya. 

“Masalah sanksi bukan saya yang berwenang. Yang pasti PNS yang terbukti bersalah ada sanksinya,” tandasnya. 

Terkiat dengan ini, kedua terlapor belum bisa dikonfirmasi karena nomor HP keduanya tidak aktif.(jambiekspressnews.com)